Pembunuh Mantan Pacar Terancam hingga Hukuman Mati - Kompas.com

Pembunuh Mantan Pacar Terancam hingga Hukuman Mati

Kontributor Denpasar, Muhammad Hasanudin
Kompas.com - 24/04/2013, 22:49 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com — Meis Roberto (36), tersangka pembunuhan Misselina Dewi (29), wanita yang mayatnya ditemukan dalam kardus, diancam pasal berlapis dengan hukuman maksimal, yaitu hukuman mati. Selain dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, tersangka juga dikenakan Undang-Undang Darurat karena membawa senjata tajam saat akan ditangkap.

"Tersangka merencanakan pembunuhan dengan menelepon korban dan mengajak ke rumahnya. Kemudian saat ditangkap, tersangka membawa celurit," ujar Kapolres Tabanan AKBP Dekananto Eko Purwono saat dihubungi, Rabu (24/4/2013).

Setelah membunuh korban yang merupakan mantan pacarnya itu, tersangka juga mengambil barang-barang berharga milik korban sebelum memasukkan mayatnya ke kardus dan membuang ke sekitar kawasan wisata Bedugul. Hasil pemeriksaan sementara, tersangka melakukan tindakan sadis tersebut seorang diri.

Seperti diberitakan, warga di kawasan wisata Bedugul, Tabanan, Bali, digegerkan dengan penemuan mayat wanita di dalam sebuah kardus, di pertigaan patung polisi, Bedugul, Sabtu (13/4/2013) lalu. Polisi berhasil menangkap pria asal Banyuwangi tersebut di Pelabuhan Gilimanuk, Senin (22/4/2013), saat akan kembali ke Bali.

PenulisKontributor Denpasar, Muhammad Hasanudin
EditorFarid Assifa
Komentar
Terkini Lainnya
Penumpang KRL Commuter Line Naik 10 Persen pada Lebaran Tahun Ini
Penumpang KRL Commuter Line Naik 10 Persen pada Lebaran Tahun Ini
Megapolitan
Yogyakarta Bukan Tempat Baru untuk Obama, Ayam Ingkung dan Pohon Jambu Jadi 'Saksi'
Yogyakarta Bukan Tempat Baru untuk Obama, Ayam Ingkung dan Pohon Jambu Jadi "Saksi"
Regional
Ratusan Penumpang Batalkan Keberangkatan dari Stasiun Senen Per Hari
Ratusan Penumpang Batalkan Keberangkatan dari Stasiun Senen Per Hari
Megapolitan
Di Filipina, Lagu Kebangsaan Harus Dinyanyikan secara Bersemangat
Di Filipina, Lagu Kebangsaan Harus Dinyanyikan secara Bersemangat
Internasional
Washington: China Pelaku Perdagangan Manusia Terburuk di Dunia
Washington: China Pelaku Perdagangan Manusia Terburuk di Dunia
Internasional
Sakit Lambung Tak Kunjung Sembuh, Gadis Ini Bunuh Diri
Sakit Lambung Tak Kunjung Sembuh, Gadis Ini Bunuh Diri
Regional
Sekjen Kemenhub Kritik Pelabuhan Tanjung Priok Masih Pakai Tangga Manual
Sekjen Kemenhub Kritik Pelabuhan Tanjung Priok Masih Pakai Tangga Manual
Megapolitan
FPI: Sejak Awal Habib Rizieq Ingin GNPF-MUI Bertemu Jokowi
FPI: Sejak Awal Habib Rizieq Ingin GNPF-MUI Bertemu Jokowi
Nasional
Sebelum Lompat dari Lantai 18 Apartemen, Pria Ini Tulis Surat untuk Putrinya
Sebelum Lompat dari Lantai 18 Apartemen, Pria Ini Tulis Surat untuk Putrinya
Megapolitan
Diawasi, Tarif Tak Wajar Saat Arus Balik, Khususnya Bus
Diawasi, Tarif Tak Wajar Saat Arus Balik, Khususnya Bus
Megapolitan
Bawa Senjata Api, TKW dari Jeddah Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
Bawa Senjata Api, TKW dari Jeddah Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
Megapolitan
Baru Isi BBM, Suzuki Carry yang Dimodifikasi Meledak di SPBU
Baru Isi BBM, Suzuki Carry yang Dimodifikasi Meledak di SPBU
Regional
Satu Lagi Pelajar yang Terseret Ombak di Laut Selatan Sukabumi Ditemukan Tewas
Satu Lagi Pelajar yang Terseret Ombak di Laut Selatan Sukabumi Ditemukan Tewas
Regional
Arus Mudik dan Balik Lebaran, Penumpang Kereta Diprediksi Capai 6 Juta Orang
Arus Mudik dan Balik Lebaran, Penumpang Kereta Diprediksi Capai 6 Juta Orang
Regional
Tradisi Balon Udara Dikritik karena Bahayakan Penerbangan, Ini Alasannya
Tradisi Balon Udara Dikritik karena Bahayakan Penerbangan, Ini Alasannya
Regional

Close Ads X