Rabu, 22 Oktober 2014

News / Regional

Kematian 4 Anak

Ratusan Anggota PTNTT Datangi Polresta Barelang

Senin, 22 April 2013 | 12:30 WIB

BATAM, KOMPAS.com — Ratusan anggota Persatuan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PKNTT) menggelar unjuk rasa di halaman Polresta Barelang, Kota Batam, menuntut penuntasan kasus kematian empat anak di Pasar Cik Puan, yang hingga kini belum ada titik terangnya.

Massa menuntut Kepala Polresta Barelang Kota Batam agar segera menyelesaikan kasus tersebut. Mereka menilai kematian empat anak tersebut karena aksi pembunuhan.

Sebagaimana diberitakan, empat anak ditemukan tewas, Kamis (28/2/2013) malam di Pasar Cik Puan, Batam, Kepulauan Riau. Sebelumnya mereka dilaporkan hilang sejak Rabu pagi.

Korban bernama Elsan (7), Ferson (4), Wilhemus (3), dan Aprilius Mado (5). Mereka ditemukan tewas dalam sedan Subaru Legacy warna hitam BM 1308 XS yang sudah lama teronggok di dekat pasar (Kompas.com, 28 Februari 2013).

Para korban ditemukan bertumpuk di jok belakang sedan. Saat dipindahkan pada malam hari, tubuh mereka sudah membusuk. Bau mayat tercium hingga luar mobil.

Tidak diketahui kondisi pasti para korban. Otopsi baru akan dilakukan di Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam di kawasan Sekupang, tempat korban dibawa polisi.

Empat korban diketahui tinggal di Kampung Durian, Kelurahan Sadai, Batam. Mereka tinggal 150 meter dari lokasi penemuan mayat.

Empat anak yang ditemukan tewas itu dicurigai menjadi korban pembunuhan. Namun, polisi belum menyatakan penyebab pasti kematian empat anak tersebut karena masih dalam penyelidikan.

 

 

Sumber: Antara

 


Editor : Agus Mulyadi