Kamis, 24 April 2014

News / Regional

Buchori Batal "Nyaleg" demi Pilgub Jatim?

Senin, 22 April 2013 | 02:16 WIB

Baca juga

PROBOLINGGO, KOMPAS.com — Wali Kota Probolinggo, Jawa Timur, HM Buchori batal menjadi calon anggota legislatif untuk memperebutkan kursi DPR pada Pemilu 2014. Rencana pengunduran dirinya dari kursi wali kota yang semula bakal dilakukan pada September 2013 pun batal. Apakah terkait dengan Pemilihan Gubernur Jawa Timur?

"Saya tidak jadi mengundurkan diri karena batal nyaleg DPR. Saya masih mengikuti proses politik," ujar Buchori, Minggu (21/4/2013). Namun, wali kota yang sudah dua periode menjabat ini bungkam saat ditanya apakah pembatalan dirinya menjadi caleg DPR karena hendak maju ke Pilgub Jawa Timur.

Spekulasi soal batalnya Buchori berlaga ke pemilu legislatif memang mencuat. Apalagi, PDI-P yang mengusung Buchori sudah mengeluarkan instruksi agar para kepala daerah yang sudah dua periode menjabat maju ke pemilu legislatif tingkat pusat.

Nama Buchori termasuk dalam daftar yang disebut-sebut bakal berlaga dalam Pilgub Jawa Timur melalui PDI-P. Diberitakan Kompas.com sebelumnya, PDI-P Jawa Timur memastikan akan mengusung kader sendiri dalam Pilgub Jawa Timur, Agustus 2013. Keyakinan tersebut didukung banyaknya kursi DPRD partai ini.

Ketua Bidang Badan Pemenangan Pemilu DPD PDI-P Jatim Suhandoyo mengatakan, Buchori berpasangan dengan Said Abdullah kini menjadi kandidat kuat untuk diusulkan menjadi calon gubernur Jawa Timur dari PDI-P. Semula muncul pula nama Wakil Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono. Namun, karena yang bersangkutan memilih mundur dari bursa pencalonan, akhirnya Buchori-Said yang paling banyak diunggulkan.

Buchori saat ini menjabat Wali Kota Probolinggo dan Ketua Bamusi Jaim serta menjadi salah satu Ketua DPD PDI-P Jatim. Sementara Said Abdullah, selain menjabat sebagai Bendahara DPD PDI-P Jatim, saat ini juga menjadi anggota Komisi III DPR.

Selain politisi, Said terkenal sebagai pengusaha sukses asal Pulau Madura. Jika Buchori-Said Abdullah benar-benar diusung PDI-P, maka sudah ada dua pasang kandidat cagub-cawagub yang bakal meramaikan Pilgub Jatim, selain pasangan petahana Soekarwo-Saifullah Yusuf.

Satu pasangan lain adalah Khofifah Indar Parawansa yang hingga hari ini masih merahasiakan nama kandidat cawagubnya. Namun, mantan Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin disebut-sebut diminta menjadi cawagub dari Khofifah. "Saya diminta oleh mantan Ketum PBNU KH Hasyim Muzadi di Malang. Waktu itu sejumlah politisi menjadi saksi. Kalau memang serius, maka harus minta izin pada Ketum Nasdem Surya Paloh," kata Hasan yang juga salah seorang Ketua DPP Nasdem.


Penulis: Kontributor Probolinggo, Ahmad Faisol
Editor : Palupi Annisa Auliani