Kamis, 24 April 2014

News / Regional

Pelajar di Yogya Desak Presiden Copot Mendikbud

Jumat, 19 April 2013 | 15:39 WIB

Baca juga

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Sekitar 200 pelajar Muhammadiyah se-DIY menggelar aksi unjuk rasa di titik Nol Km, Jumat (19/4/2013) ini. Dalam aksi yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB itu, para pelajar menuntut penghapusan ujian nasional dan mendesak Presiden SBY segera mencopot Mohammad Nuh dari jabatannya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam aksinya, ratusan pelajar membawa spanduk-spanduk yang bertuliskan "Pak Nuh, kami jenuh dengan kebijakanmu... Turun saja Pak!!! Kami turun ke jalan bukan untuk anarki tetapi untuk nasib para pelajar di negeri ini". Selain berorasi, mereka juga menyanyikan lagu "Indonesia Raya" dan "Darah Juang".

Koordinator Ikatan Pelajar Muhammadiyah wilayah DIY, Zulfikar, mengatakan, para pelajar sebenarnya menyambut baik adanya ujian nasional, tetapi bukan sebagai evaluasi akhir kelulusan sekolah.

"Ujian Nasional 2013 perlu dievaluasi. Banyak kegagalan dalam penyelengaraannya dan hal tersebut diungkapkan langsung oleh Mendiknas (Mendikbud)," terang Zulfikar.

Seharusnya, kata dia, pemerintah mendengarkan keluhan para pelajar. Ujian nasional hanyalah sebagai obyek politisasi tanpa melihat kualitas sebenarnya. Mendikbud harus mengindahkan keputusan MA dengan menghapus ujian nasional. Sebelum ujian nasional dilaksanakan, menurutnya, harus ada perbaikan kurikulum dan penyetaraannya di setiap daerah.

"Kegagalan tahun 2013 ini yang pertama dalam sejarah ujian nasional, dan bahkan Mendiknas sendiri sudah mengakuinya. Menjadi hal yang ironis ketika akan dilanjutkan tanpa adanya perbaikan dan evaluasi pemerintah," tegasnya.

Para pelajar yang berada di bawah naungan Ikatan Pelajar Muhammadiyah menuntut kesadaran Mendikbud Mohammad Nuh untuk mempertanggungjawabkan kegagalan Ujian Nasional 2013. Selain itu, massa juga mendesak agar Mendikbud membuka transparansi penggunaan anggaran ujian nasional ke publik.

"Kita mendesak Presiden SBY agar mencopot Mohammad Nuh sebagai Mendiknas karena dia sudah gagal dan segera mengindahkan keputusan MA dengan menghapus ujian nasional," pungkas Zulfikar.


Penulis: Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma
Editor : Farid Assifa