Kamis, 24 Juli 2014

News / Regional

Menelusuri Jejak Sejarah Banyuwangi

Kamis, 18 April 2013 | 18:07 WIB

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Banyuwangi punya catatan panjang dalam sejarah perkembangannya. Kabupaten di ujung Jawa bagian Timur ini pernah menjadi titik penghubung komunikasi dengan Australia dan Singapura.

Para pecinta sejarah, yang tergabung dalam Komunitas Pecinta Sejarah Blambangan, diantaranya pelajar, mahasiswa, budayawan dan warga banyuwangi, Kamis (18/4) menelusuri kembali bekas-bekas peninggalan sejarah di kabupaten.

Dalam Perayaan Hari Pusaka Sejarah Dunia mereka mengunjungi bangunan peninggalan sejarah diantaranya titik nol banyuwangi dan di kampung Inggrisan.

"Dari Kampung Inggrisan, kabel telegraph dipasang. Inggris menggunakannya untuk berkomunikasi dengan Australia dan Singapura," kata Hasnan Singodimayan, budayawan Banyuwangi.

Selain kampung Inggrisan, Banyuwangi juga mempunyai sejumlah bangunan heritage. Sayangnya beberapa diantaranya sudah dihancurkan dan diganti dengan bangunan modern, seperti penjara menjadi bangunan mal yang mangkrak. Serta benteng uthrech yang kini rata dengan tanah.


Penulis: Siwi Yunita Cahyaningrum
Editor : Robert Adhi Ksp