Jumat, 25 April 2014

News / Regional

PKB Jatim Masih Bimbang Tentukan Cagub

Minggu, 14 April 2013 | 10:42 WIB

Baca juga

SURABAYA, KOMPAS.com - DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jatim hingga hari ini belum memutuskan sikap politiknya pada Pilgub Jatim Agustus mendatang. Padahal, pengurus DPP PKB sudah merekomendasikan kepada Khofifah Indar Parawansah.

Kebimbangan itu diakui Ketua DPW PKB Jatim, Halim Iskandar, karena pengurus dewan Syuro PKB Jatim yang berisi jajaran para ulama, dikabarkan mendukung pasangan cagub-cawagub petahana, Soekarwo-Saifullah Yusuf.

''Kami masih berupaya satukan kepentingan politik dewam syuro Jatim dan DPP untuk kepentingan Jatim,'' katanya di forum Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) Jatim, Minggu (14/4/2013).

Meski begitu, pihaknya tidak membantah jika selama ini memang dekat dan cenderung mengusung cagub Khofifah karena kedekatan kultur Nahdlatul Ulama (NU). Khofifah juga dikenal sebagai Ketua salah satu badan otonom, yakni Ketua Umum Muslimat NU. Jika pun nanti didukung PKB, kata Halim, Khofifah perlu menambah dukungan parpol non parlemen.

''Karena kursi PKB di Jatim hanya 13 atau 12,26 persen, jumlah itu masih belum memenuhi persyaratan minimal 15 persen,'' jelas kakak kandung Ketua DPP PKB, Muhaimin Iskandar ini.

Khofifah sendiri dua hari lalu mengklaim dukungan parpolnya sudah melebihi minimal syarat, yakni sudah di posisi 17,1 persen. Tambahan itu didapat dari sejumlah partai non parlemen. Hanya saja, Khofifah masih enggan menyebut siapa yang nama cawagub pendampingnya, karena masih digodok oleh tim senior.

Hingga hari ini, hanya cagub-cawagub independen yang berani mendaftar ke KPU Jatim. Pasangan itu adalah Eggi Sudjana-Sihat. Sementara pasangan calon petahana Soekarwo-Gus Ipul hingga saat ini masih sibuk menggalang dan memastikan dukungan partai. 


Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Editor : Glori K. Wadrianto