Jatuhnya Lion Air Belum Bisa Disimpulkan - Kompas.com

Jatuhnya Lion Air Belum Bisa Disimpulkan

Kontributor Denpasar, Muhammad Hasanudin
Kompas.com - 14/04/2013, 00:49 WIB

DENPASAR.KOMPAS.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Dirjen Perhubungan Udara sampai saat ini masih belum dapat memastikan penyebab jatuhnya pesawat Lion Air JT 960 di ujung landasan Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Sabtu (13/4/2013) sore.

KNKT bersama Dirjen Perhubungan Udara saat ini tengah melakukan investigasi untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.

"Kalau (ditanya) kenapa kecelakaan, perlu waktu investigasi, kita tidak bisa men-judge human error, atau cuaca dan lain-lain. Kita bersama-sama akan melakukan investigasi, sekarang kita dalam tahap pengumpulan data," ujar Dirjen Perhubungan Udara Herry Bakti S Gumay saat konferensi pers di Base Ops Ngurah Rai, Sabtu malam.

Dari hasil pemeriksaan awal, pilot telah melakukan prosedur yang benar saat pesawat akan mendarat.

Dua menit sebelum kecelakaan pilot sudah melakukan kontak dengan bandara sebelum akhirnya jatuh pada pukul 15.10 Wita.

"Jam 3 lebih 8 sudah kontak dan diberi clearance untuk landing, dan jam 3 lebih 10 pesawat mengalami kecelakaan tepat di atas air laut di ujung runway," papar Herry.

PenulisKontributor Denpasar, Muhammad Hasanudin
EditorErvan Hardoko
Komentar

Terkini Lainnya

Pemimpin Hamas Serukan Umat Islam Dunia Gelar Demo Setiap Jumat

Pemimpin Hamas Serukan Umat Islam Dunia Gelar Demo Setiap Jumat

Internasional
KLHK Temukan 34 Nama Rumah Sakit dan Klinik dari Tumpukan Limbah Medis

KLHK Temukan 34 Nama Rumah Sakit dan Klinik dari Tumpukan Limbah Medis

Regional
Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Nasional
Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Regional
Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Nasional
65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

Regional
Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Nasional
KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

Nasional
Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Regional
Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nasional
Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Internasional
Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Nasional
Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Nasional
Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Megapolitan
Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Regional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM