Sabtu, 19 April 2014

News / Regional

Polisi Tembak Polisi di RS Bhayangkara Makassar

Sabtu, 6 April 2013 | 17:45 WIB

Baca juga

MAKASSAR, KOMPAS.com — Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Makassar Komisaris Besar Purwadi ditembak anggota PAM Obvit Polrestabes Makassar, Brigadir Satu Ishak, di ruang kerjanya, Sabtu (6/4/2013) sekitar pukul 14.40 Wita.

Belum diketahui pasti motif penembakan itu. Kabar yang beredar di RS Bhayangkara, Ishak nekat menembak kepala rumah sakit lantaran kecewa karena pihak rumah sakit akan mengeluarkannya dari rumah dinasnya. Selama ini, Ishak tinggal di rumah dinas tepat di belakang Rumah Sakit Bhayangkara.

Menurut informasi yang diperoleh Kompas.com di sekitar RS Bhayangkara, Ishak melakukan penembakan sebanyak empat kali. Penembakan pertama, Ishak menembak pintu ruang komite etik. Saat itu, tiga orang yang berada dalam ruang komite etik langsung berpencar dan berlindung.

Setelah menembak pintu, Ishak kemudian masuk ke dalam ruangan. Di tempat itu, Ishak kemudian menembak Karumkit Bhayangkara yang sedang berlindung sebanyak tiga kali.

"Saat itu, Pak Purwanto sementara berlindung sendirian," kata saksi mata yang enggan disebutkan identitas.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulselbar Komisaris Besar Endi Sutendi yang dikonfirmasi membenarkan kejadian itu setelah menerima laporan dari RS Bhayangkara. Hanya saja, dia belum mengetahui pasti motif penembakan.

"Karumkit Bhayangkara sekarang dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo karena lukanya cukup serius. Saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh Polrestabes Makassar," katanya.


Penulis: Kontributor Makassar, Hendra Cipto
Editor : Tri Wahono