Selasa, 29 Juli 2014

News / Regional

Tamu "Kampung Narkoba" Bangkalan dari Luar Kota

Selasa, 2 April 2013 | 15:48 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Kampung narkoba di Desa Jeddih, Kecamatan Socah, Bangkalan, Madura, ditengarai sudah lama beroperasi. Tamu yang datang sebagian besar justru bukan dari warga Bangkalan sendiri, melainkan dari luar kota seperti Surabaya dan sekitarnya.

Sabtu dan Minggu adalah hari paling ramai lokasi tersebut didatangi tamu dari luar kota. ''Kami sengaja tidak melakukan penggerebekan di waktu-waktu ramai tamu, selain untuk menghindari banyak korban, juga dipastikan akan terjadi perlawanan,'' kata Wadir Narkoba Polda Jatim, AKBP Samudi, Selasa (2/4/2013).

Pemilik rumah menawarkan empat paket sabu-sabu dengan berat beragam seharga Rp 100.000, Rp 150.000, Rp 200.000, dan Rp 300.000. Selanjutnya, penjual menawarkan bilik khusus bagi pembeli untuk mengonsumsi sabu yang dibelinya.

''Namun, jika pembeli tidak memanfaatkan bilik yang ditawarkan, juga tidak apa-apa. Itu hanya fasilitas plus yang diberikan penjual,'' ujarnya.

Di lokasi tersebut, kata Samudi, pemakai sabu dapat dengan bebas menikmati narkoba tanpa ada rasa takut, pemilik rumah menjamin keamanan pemakai sabu selagi masih di lokasi rumahnya.

Pada 18 Maret lalu, lokasi tersebut digerebek oleh jajaran Direktorat Narkoba Polda Jatim bersama satu kompi Brimob. Penggerebekan itu adalah yang kedua sejak dilakukan pada pertengahan Januari lalu. Sebanyak 12 tamu diamankan dalam penggerebekan itu beserta seseorang yang diduga salah satu pegawai dari pengelola lokasi itu.

Belasan unit alat isap dan puluhan plastik paket sabu-sabu pun diamankan. Sementara itu, pemilik tempat yang diketahui bernama Rosyid sampai saat ini masih buron.


Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Editor : Glori K. Wadrianto