Sabtu, 25 Oktober 2014

News / Regional

Pendukung Bendera Aceh Gelar Bendera Raksasa di Masjid Raya

Senin, 1 April 2013 | 12:57 WIB

Terkait

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Seribuan orang dari sejumlah daerah di Aceh yang mendukung penetapan Qanun Bendera dan Lambang Aceh menggelar doa bersama dan peusijuk (ritual tempung tawar) di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (1/4/2013) sekitar pukul 11.15 WIB. Mereka juga membentangkan bendera Aceh berukuran raksasa sekitar 5x10 meter di masjid tersebut.

Doa bersama tersebut merupakan rangkaian dari aksi dukungan terhadap penetapan Bendera dan Lambang Aceh. Sebelumnya, massa telah berkumpul di sekitar Masjid Raya mulai pukul 08.00.

Mereka datang dari berbagai daerah di Aceh, seperti Pidie, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Sabang dengan naik berbagai jenis mobil seperti minibus, sedan, mobil bak terbuka, truk, dan sepeda motor. Sebagian besar berasal dari luar Banda Aceh. Mereka membawa ratusan bendera bulan bintang, berles hitam putih, dan warna dasar merah. Ratusan polisi beserta aparat TNI mengamankan aksi tersebut.

Setelah berkumpul di sekitar Masjid Raya, rombongan sempat berkeliling kota untuk berkonvoi. Sekitar pukul 11.00 mereka kembali ke Masjid Raya untuk mengadakan doa bersama dan peusijuk. Sekitar pukul 11.30, rombongan bergerak menuju kantor DPR Aceh.

"Ini konvoi masyarakat. Mereka datang dari berbagai wilayah. Tujuannya untuk mendukung agar bendera dan lambang Aceh ini tetap disahkan dan dilaksanakan di Aceh," kata koordinator lapangan aksi tersebut, Hendra Fauzi.

Sebenarnya, massa hendak menyongsong kedatangan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Djohermansyah Djohan, yang sedianya akan tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Senin pagi. Namun, rencana itu urung menyusul batalnya kedatangan Djohermansyah pagi ini. Hingga pukul 11.50, massa masih berada di Gedung DPR Aceh. 

 


Penulis: Mohamad Burhanudin
Editor : Robert Adhi Ksp