Jumat, 25 Juli 2014

News /

LIBUR PANJANG

Wisatawan Kunjungi Pantai dan Gunung

Senin, 1 April 2013 | 02:43 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS - Libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan libur perayaan Paskah dimanfaatkan sebagian warga Kalimantan Selatan untuk berwisata ke sejumlah obyek wisata pantai ataupun pegunungan.

Di Pantai Angsana, Kabupaten Tanah Bumbu, misalnya, pengunjung tak hanya menikmati suasana pantai pada siang hari, tetapi juga menyempatkan diri menginap di rumah-rumah warga. Mereka rela merogoh uang Rp 25.000 per orang untuk menginap selama satu malam di pinggir pantai.

”Ada puluhan orang yang menginap dalam dua hari terakhir di rumah warga. Mereka mahasiswa dan karyawan salah satu bank di Banjarmasin,” ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata Pantai Angsana Roni, Minggu (31/3).

Selama ini, Pantai Angsana dikenal sebagai salah satu pantai di Tanah Bumbu yang menghadap langsung ke Laut Jawa. Di pantai ini terdapat sejumlah obyek menarik, termasuk aktivitas nelayan dan terumbu karang yang masih cukup baik dibandingkan dengan daerah lainnya.

Wisatawan juga ramai berkunjung ke Pegunungan Meratus. Obyek wisata di kawasan ini dikenal dengan Loksado, yang berada di Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Selain keindahan alam pegunungan, pengunjung juga bisa melihat aktivitas warga dan merasakan aktivitas kegiatan luar ruang, seperti outbound atau berperahu dengan ranting menyusuri Sungai Amandit, atau merasakan air panas di Tanuhi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Hulu Sungai Selatan Suriani mengatakan, hampir semua penginapan di Loksado penuh. Pengunjung bukan hanya berasal dari Kalimantan Selatan, melainkan juga dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. ”Warga Kalsel yang berada di luar daerah dan tengah pulang kampung juga datang,” ujarnya.

Padat

Libur panjang di Jawa Timur dimanfaatkan warga untuk bepergian menikmati suasana santai bersama keluarga. Tempat-tempat wisata seperti Gunung Bromo, air terjun Coban Pelangi, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, dan berbagai lokasi belanja di Kota Malang marak diserbu wisatawan. Akibatnya, arus lalu lintas di wilayah Malang, terutama pada arah Surabaya-Malang terlihat padat. Kemacetan terlihat sampai di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Pada akhir pekan lalu, di kawasan wisata Gunung Bromo di Kecamatan Tosari dan Gunung Penanjakan padat oleh pengunjung. Tomo (34), pengemudi kendaraan sewaan, mengungkapkan, ada sekitar 100 Jeep milik warga Tengger dan warga asal sejumlah daerah lain habis tersewa.

Namun, petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru melarang masuknya kendaraan yang bukan Jeep ke lautan pasir. Akibatnya, pengunjung yang mengendarai kendaraan lain memaksa untuk masuk. Tak pelak muncul antrean panjang kendaraan kecil di sepanjang jalan menuju lautan pasir.

”Padahal, tiga hari yang lalu kawasan ini sunyi senyap, sangat sepi, tanpa pengunjung wisatawan. Hanya ada empat ekor kuda dan penunggangnya warga Tengger yang menjajakan jasa tunggangan kuda menuju tangga menuju puncak kaldera Gunung Bromo. Akan tetapi, kini banyak sekali,” kata Yeyen, warga Malang. (WER/ODY)


Editor :