Minggu, 21 September 2014

News / Regional

KENDAL

Ditinggal Ganti Ban, Uang Rp 56 Juta Amblas Dicuri

Kamis, 28 Maret 2013 | 20:32 WIB

KENDAL, KOMPAS.com — Pencurian uang di dalam mobil dengan cara menggembosi ban mobil terjadi di Kendal, Jawa Tengah. Korbannya adalah pimpinan Baitul Maal Wat Tamil (BMT) Amanah Weleri, Jurek Wibisono (43), warga Mundu Grinsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Akibat pencurian itu, uang Jurek sebesar Rp 56 juta hilang dibawa kabur maling. Pelaku beraksi, saat Jurek bersama temannya sedang mengganti ban belakang mobil Avanza nomor polisi G 8602 FC yang bocor, di Jalan Pemuda Kendal, Kamis (28/3/2013) siang. Adapun dua penumpang lain, semuanya perempuan, sedang berteduh di bawah pohon yang ada di trotoar.

Menurut karyawan BMT Amanah, Omsriatun (41), warga Weleri Kendal, yang ikut naik mobil Avanza tersebut, sebelum kejadian sekitar jam satu, dia bersama dua nasabah BMT Amanah, Maibah dan Jasati warga Ringinarum Kendal, mengambil uang di BRI Kendal. Setelah itu, mereka menuju ke Kantor Kementerian Agama di Jalan Pemuda Kendal untuk pendaftaran haji.

"Kami sudah sempat mendaftar di Kantor Kementerian Agama yang terletak di Jalan Pemuda Kendal," kata Omsriatun, saat melaporkan kejadian tersebut di kantor polisi resor (Polres) Kendal.

Namun, baru sekitar 10 meter keluar dari Kantor Kementerian Agama, ban mobil belakang bagian kiri bocor. Lalu empat penumpang termasuk Jurek yang menjadi sopir, keluar. Jurek dan Jasati mengganti ban yang bocor, sementara Omsriatun dan Maibah berteduh di bawah pohon yang tumbuh di trotoar. "Kami tidak tahu kalau ada orang yang masuk ke dalam mobil lewat pintu depan sebelah kiri. Padahal uang itu berada di jok sopir," jelasnya.

Omsriatun bersama dua nasabah dan Jurek mengetahui uangnya hilang, setelah diberitahu oleh salah satu pegawai bengkel kendaraan yang ada di seberang tempat kejadian. "Saya ditanya, Bu, tadi ada orang yang mengambil barang dari dalam mobil. Apakah ada barang yang hilang," kata Omsriatun menirukan perkataan pegawai bengkel itu.

Omsriatun bersama penumpang yang lain lalu mengecek barang yang ada di dalam mobil dan kemudian mengetahui bahwa uangnya hilang. Ia menduga sebelum melakukan aksinya, pelaku telah menggembosi mobilnya dulu.

Sementara itu saksi mata, yang juga pegawai bengkel di Jalan Pemuda Kendal, Eko (30), mengaku melihat dua pelaku. Satu menunggangi motor Kawasaki Ninja, satunya lagi berjalan ke mobil mengambil tas lewat pintu mobil kiri depan. Setelah mengambil tas yang ternyata berisi uang, pelaku langsung pergi dengan motor ke arah Kendal kota.

"Pelaku memakai jaket hitam. Sebelumnya, pelaku sepertinya telah menunggu korban," terang Eko.

Eko menambahkan, kejadiannya sangat cepat. Ia langsung mendekati korban dan mengatakan bahwa barangnya di dalam mobil, ada yang mengambil. Namun, pelaku sudah keburu menghilang. 


Penulis: Kontributor Kendal, Slamet Priyatin
Editor : Glori K. Wadrianto