Rabu, 17 September 2014

News / Regional

Mahfud MD Ajak Alumni HMI Solid Selamatkan Bangsa

Senin, 25 Maret 2013 | 04:50 WIB

AMBON, KOMPAS.com - Koordinator Nasional Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Prof. Dr. Mahfud MD, mengajak seluruh alumni HMI tetap solid untuk menyelamatkan bangsa Indonesia, yang saat ini dinilainya tengah mengalami keterpurukan.

"Harus ada soliditas seluruh alumni HMI untuk menyelamatkan bangsa ini dari keterpurukan yang saat ini terjadi," ungkap Mahfud saat memberikan pemaparan dalam acara silaturahim bersama Majelis Kahmi Maluku di Gedung Azhari Alfatah Ambon, Minggu (24/3/2013) malam.

Menurut Mahfud, alumni HMI punya potensi yang sangat besar untuk memajukan bangsa Indonesia, apalagi banyak alumni HMI tersebar diseluruh struktur pemerintahan dari pusat hingga daerah.

"Alumni HMI itu sangat banyak dan tersebar dihampir seluruh struktur pemerintahan, kedepan Kahmi harus memberikan kontribusi terhadap kemajuan bangsa Indonesia," ajak Mahfud.

Ia menjelaskan, dalam kondisi bangsa yang mengalami keterpurukan saat ini, maka sangat diperlukan kesadaran kolektif dari seluruh alumni HMI untuk menentukan pemimpin yang kuat kedepan demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

Kepemimpinan yang kuat kata Mahfud, bisa saja dari Kahmi dan juga orang diluar Kahmi. "Strong Leadership itu sangat memerlukan adanya kesadaran kolektif, bisa dari Kahmi tapi juga bisa orang diluar Kahmi," ujarnya.

Dalam pemaparannya dihadapan ratusan alumni HMI Ambon tersebut, Mahfud juga menyinggung banyak alumni HMI yang terjerat masalah hukum,"Banyak juga alumni HMI yang terjerat masalah hukum, yang aneh jaksanya alumni HMI, hakimnya alumni HMI, terdakwanya juga alumni HMI," kritik Mahfud.

Sebelumnya, Ketua Kahmi Maluku, Abdul Hamid Talaohu dalam sambutannya mengatakan, masalah korupsi di Indonesia saat ini sudah sangat akut dan mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga Indonesia kedepan sangat memubutuhkan pemimpin yang punya integritas moral.

"Kita setiap saat disuguhi dengan pemberitaan korupsi, ini masalah serius yang dihadapi bangsa ini, masyarakat menginginkan adanya pemimpin yang bersih dan punya integritas, dan kami kira figur seperti itu masih ada di Kahmi," ujarnya.


Penulis: Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty
Editor : Benny N Joewono