Sabtu, 25 Oktober 2014

News / Regional

Bendera Aceh adalah Simbol Persatuan

Minggu, 24 Maret 2013 | 16:16 WIB

Terkait

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Pemimpin lembaga adat Aceh meminta tidak ada satu pihak pun yang mempersoalkan bendera dan lambang Aceh. Hal itu dikatakan Pemangku Lembaga Wali Nanggroe Malik Mahmud Al Haytar di Banda Aceh, Minggu (24/3/2013).

“Bendera dan lambang Aceh adalah hak orang Aceh. Jangan lagi ada pihak yang mempersoalkan karena itu jasa perjuangan orang Aceh," kata Malik Mahmud, pada pelantikan Dewan Pimpinan Partai Aceh (DPA) Partai Aceh di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Minggu.

Bendera Aceh merupakan lambang perdamaian dan persatuan Aceh dengan Pemerintah Republik Indonesia. Karena itu, lanjut bendera Aceh dan bendera Merah Putih akan berdampingan di seluruh Aceh. "Karena Aceh masih menjadi bagian dari NKRI," seru Mahmud, yang disambut sorak-sorai simpatisan dan anggota Partai Aceh.

Ditinjau dari sejarah, Malik Mahmud menjelaskan, Aceh sudah mengibarkan Bendera Bulan Bintang sejak 1945 dan hal itu tidak pernah luntur di wilayah tersebut. Aceh, tegas dia, telah berjasa dalam mempertahankan Indonesia di masa penjajahan Belanda.

Dia mengingatkan, lambang dan bendera Aceh juga merupakan salah satu butir nota kesepahaman antara Pemerintah RI dengan Gerakan Aceh Merdeka di Helsinki, Finlandia, pada tahun 2005.


Penulis: Kontributor Kompas TV, Raja Umar
Editor : Kistyarini