Minggu, 23 November 2014

News / Regional

MEDAN

Melawan, Korban Perampokan Kehilangan Tangan

Selasa, 19 Maret 2013 | 18:25 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Tiga orang bersenjata tajam menyasar korbannya, Tasari (22), warga Tanjung Sari, Medan pada Selasa (19/3/2013) dini hari. Ketiga perampok yang masih berusia remaja itu nekat menebas tangan korbannya hingga putus, saat Tasari mencoba melakukan perlawanan.

Ketiga pelaku diringkus tak lama setelah beraksi. Kepala Polsek Medan Helvetia AKP Anggoro Wicaksono kepada wartawan mengatakan, aksi nekat pelaku dilakukan saat korban dengan sepeda motor jenis Suzuki Satria Fu melintasi Jalan Kapten Sumarsono, menuju kawasan Tanjung Sari, Medan.

Para pelaku yang sudah mengintai korban meminta korban menghentikan laju kendaraannya. "Korban tidak mau menuruti perintah pelaku dan mencoba melawan, akibatnya tangan korban ditebas sehingga putus," kata Kapolsek, Selasa (19/3/2013).

Polisi yang mengetahui kejadian ini dengan cepat turun ke lokasi dan memburu para pelaku. Ketiga pelaku berinisial WM, DP, DF diringkus berikut barang bukti sebilah katana.

Sementara itu, menanggapi keresahan masyarakat Kota Medan terkait maraknya aksi kriminalitas, 560 personil Polda Sumut dan Polresta Medan bersenjata lengkap disiagakan untuk mengatasi meningkatnya pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, serta pencurian kendaraan bermotor.

Direktur Direktorat Sabhara Polda Sumut Kombes Pol D Sinuraya mengatakan, penempatan patroli personil polisi bersenjata lengkap dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di Sumut khususnya Kota Medan.

 


Penulis: Kontributor Medan, Mei Leandha
Editor : Glori K. Wadrianto