Kamis, 2 Oktober 2014

News / Regional

Pensiunan BRI Unjuk Rasa Tuntut Pesangon

Selasa, 19 Maret 2013 | 11:24 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Ratusan pensiunan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dari berbagai daerah di Jatim menggelar unjuk rasa di Kantor Wilayah BRI, Jalan Basuki Rahmat Surabaya, Selasa (19/3/2013). Mereka menuntut dana pesangon sesuai yang diatur UU 13 Tahun 2003 tentang Tenaga Kerja.

Para pensiunan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pensiunan BRI Perjuangan Pesangon (FKP3) Jatim itu datang dengan berjalan kaki, dari Jalan Pandegiling menuju Gedung Plasa BRI dengan membawa atribut poster dan ikat kepala merah.

Ketua FKP3 Jatim, Syarief Arfedy menjelaskan, pihak BRI telah mengaburkan makna UU dengan mengeluarkan SK Direksi BRI No : 883-DIR/KPS/10/2012. ''Dalam surat itu, BRI merekayasa pengertian pesangon, seakan-akan pihak BRI tidak wajib memberikan,'' katanya.

Dia berharap, pihak BRI segera menindak lanjuti aspirasi FKP3. Jika tidak, pihaknya mengancam akan menerjunkan massa yang lebih banyak. ''Kami adalah pensiunan dari tahun 2003, massa kami lebih dari 6.000 orang,'' jelasnya.

Selain berorasi, pengunjuk rasa yang memasuki usia purna itu juga membacakan puisi dalam menyampaikan aspirasinya. Mereka juga membawa keranda untuk menggambarkan matinya hani nurani manajemen BRI yang tidak membayar pesangon mantan karyawannya.

Aksi yang sempat menimbulkan kemacetan lalu lintas di jalan Basuki Rahmat itu akhirnya dialihkan di depan Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo Surabaya oleh polisi.


Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Editor : Kistyarini