Selasa, 21 Oktober 2014

News / Regional

Polisi Buru Pembunuh Mahasiswa

Kamis, 28 Februari 2013 | 18:05 WIB

JEMBER, KOMPAS.com - Polres Jember melacak mobil Jazz milik Galau Wahyu Utama (20) yang tewas dibakar oleh pelaku pembunuhan di Jalan Muhammad Yamin, Kelurahan Tegalbesar Kecamatan Kaliwates, Jember, Jawa Timur, Senin lalu.

Mobil milik korban tersebut hilang bersamaan dengan ditemukannya korban, mahasiswa semester dua Program Studi B ahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember dalam keadaan meninggal.

K asat Reskrim Polres Jember Ajun Komisaris Makung Ismoyojati kepada pers di Jember, Jawa Timur, Kamis (28/2/2013) mengaku, sudah berkoordinasi dengan unit reskrim se wilayah Polda Jatim. Untuk mengungkap moti pembunuhan tersebut, polisi mengumpulkan keterangan dari berbagai sumber antara lain tempat kejadian perkara, rekan korban dan orang terdekat.

"Kami juga akan minta informasi kepada keluarga dekat yang ada di Bondowoso. Kami akan ke sana nanti," kata Makung. Polres Jember telah membentuk tiga tim untuk melakukan perburuan terhadap pelaku pembunuhan yang menimpa mahasiswa tersebut.

Galau Wahyu Utama ditemukan seorang pemulung dalam keadaan gosong akibat dibakar dengan luka bakar 90 persen pada sekujur tubuhnya. Saat ditemukan, posisi korban dalam keadaan terikat, tangan dan kakinya. Mulut dan muka di lakban. Korban adalah anak tunggal Agus Santoso, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas di Kecamatan Binakal Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Saat ditemukan dilokasi kejadian, identitas korban tidak ditemukan. Dan, menurut pengakuan keluarga kepada pihak Universitas Jember, Galau mengendarai mobil jazz, membawa laptop dan telpon genggam. Tapi, saat ditemukan semua barang-barang korban raib.

Humas Universitas Jember Rokhani mengatakan, pihak universitas membantu mengurus segala sesuat yang menjadi hak mahasiswa yang menjadi korban kecelakaan. Mahasiswa Universitas Jember sejak angkatan tahun 2011 telah diasuransikan ke jasa asuransi yang menjadi mitra universitas.

Dalam waktu bersamaan dua mahasiswa Universitas Jember meninggal, seorang bernama Syamsul Hadi tewas terseret Sungai Bedadung, G alau Wahyu Utama korban pembunuhan. Pembantu Rektor III Prof Moh Saleh siap membantu menguruskan asuransi kedua korban. 


Penulis: Syamsul Hadi
Editor : Robert Adhi Ksp