Kamis, 23 Oktober 2014

News / Regional

Cara Main Game "Tendangan Maung" Dede-Lex

Selasa, 19 Februari 2013 | 12:56 WIB

Terkait

BANDUNG, KOMPAS.com -- Calon Wakil Gubernur Jawa Barat pendamping Calon Gubernur Dede Yusuf Macan Efendi, Lex Laksamana Zainal Lan resmi meluncurkan game "Tendangan Maung" Dede-Lex, di restauran BMC, Jalan Wastukancana, Bandung, Selasa, (19/2/2013).

Seperti diberitakan sebelumnya, game tersebut dipergunakan sebagai media kampanye pasangan cagub-cawagub Jabar nomor urut tiga, dengan target calon pemilh muda.

"Ini salah satu cara kita untuk melakukan kampanye, boleh disebut cara ini cara kreatif dan tidak dipunyai pasangan lain," kata Lex, kepada wartawan di restauran BMC, Jalan Wastukancana, Bandung, Selasa, (19/2/2013).

Uniknya, dalam game tersebut, pemain bisa mengeluarkan gerakan khusus yang dipicu oleh kombinasi gerakan seperti tendangan yang keras, melompat tinggi, atau mundur ke belakang. Gerakan khusus itu hanya bisa dipakai dalam kondisi tertentu karena bakal menguras energi pemain.

Game "Tendangan Maung" tampak dipersiapkan secara khusus dengan memuat corak Persib, kesebelasan asal Bandung, serta beberapa istilah menggunakan bahasa Sunda. Mulai dari kaus biru yang dipakai Ajat, hingga nama dari gerakan khusus tersebut seperti "Sima Maung, "Loncat Maratan Langit", atau "Mundur Sakolejat".

"Tendangan Maung" sendiri adalah salah satu jurus yang dipakai dalam game ini, yakni kombinasi panah bawah, depan, dilanjutkan bilah spasi. Dalam launching tersebut, Lex coba memainkan game pemain 1 lawan 1 ini. Lex memainkan tokoh Persib Bandung, Ajat Sudrajat melawan tokoh bola internasional yang diplesetkan menjadi, misalnya David Bekam, Wayne Roni, maupun Maradono.

Beberapa menit kemudian, Lex menyudahi permainan itu karena kalah. Lex yang memainkan sosok Ajat kalah bertanding 1-2 dengan David Bekam. "Ya, kalah, mainnya saya sudahi sampai di sini, saya kalah," kata Lex.

Selain menghibur, seperti yang telah kita ketahui, game tersebut digunakan sebagai media kampanye pasangan Dede-Lex dalam Pilkada Jabar 2013. Di awal permainan, ada tampilan Dede Yusuf dan Lex Laksamana. Jika salah satu pemain menciptakan gol, otomatis akan mengeluarkan tampilan semacam iklan kampanye Dede-Lex, memperkenalkan program "Tri Bakti".

Lanjut Lex, game itu akan seterusnya bisa diakses oleh siapapun. Namun, pesan kampanye yang muncul pada setiap terjadinya gol akan dihilangkan selambat-lambatnya tanggal 20 Februari 2013 malam, karena waktu kampanye sudah habis.

"Nanti setelah selesai masa kampanye akan kita hapus, tampilan pesan visi-misi kita yang ada dalam game tersebut akan kita hapus, namun game-nya akan terus jalan, dan bisa dipergunakan," pungkasnya. (K76-12)


Penulis: Kontributor Bandung, Rio Kuswandi
Editor : Farid Assifa