Jumat, 19 September 2014

News / Regional

Longsor Manado, Ibu Anak Tewas Berpelukan

Minggu, 17 Februari 2013 | 17:24 WIB

Terkait

MANADO, KOMPAS.com - Jasad Gracia Gosal (3) ditemukan dipeluk ibunya Ripka Ruru (25) di teras rumah mereka yang tertimbun longsor di Kelurahan Tingkulu, Lingkungan VIII, Kecamatan Wanea, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (17/2/2103). Keduanya tewas berpelukan. Ikut tewas tertimbun longsor adalah Kakak Gracia, Ripka Gosal (10).

Kepala Lingkungan VIII, Lucky Sumangkut menjelaskan, kejadian longsor terjadi sekitar pukul 9.30 wita tadi pagi. Menurut Lucky, hujan deras yang mengguyur sejak malam membuat rumah yang ditinggali para korban ambruk tertimpa tanah. "Kejadiannya cepat sekali," ujar Lucky.

Suami dan Kakek korban masih bisa menyelamatkan diri, sementara tiga anggota keluarga yang tewas tidak sempat lari.

Banjir dan longsor melanda Kota Manado sejak pukul 01.00 Wita Minggu. Informasi yang disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui siaran persnya, Minggu, menyebutkan, banjir dan longsor terjadi di 7 kecamatan di Kota Manado yaitu Kecamatan Tikala, Paal Dua, Singkil, Tuminting, Wanea, Sario dan Wenang.

Data sementara BNPB menyebutkan, bencana alam itu menyebabkan 10 orang meninggal, dengan rincian 9 orang tertimbun longsor dan 1 orang hanyut. Sekitar 1.000 lebih rumah dari 7 kecamatan di Kota Manado telah terendam banjir dengan ketinggian air hingga mencapai 2 meter. Pengungsi mencapai 1.200 orang.

Menurut Sutopo, kemungkinan korban dapat bertambah karena longsor terjadi di beberapa kawasan. Evakuasi korban masih terus dilakukan, namun terkendala banjir yang masih menggenangi beberapa wilayah.


Penulis: Kontributor Manado, Ronny Adolof Buol
Editor : Heru Margianto