Jumat, 22 Agustus 2014

News / Regional

Tertangkap Selingkuh, Istri Polisi Maki Wartawan

Selasa, 12 Februari 2013 | 19:09 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com -- Karena malu terpergok selingkuh, NS (37), warga Ngaglik, Sleman dan pasangan selingkuhanya, Roh memaki-maki wartawan dan mengancam akan membanting kamera milik jurnalis ini. Peristiwa itu terjadi saat keduanya diperiksa di SPK Polres Gunungkidul, Selasa (12/02).

Mendapat informasi penggrebekan sejumlah wartawan langsung menuju ke Mapolres Gunungkidul. Saat akan mengabadikan gambar Roh dan NS, keduanya malah memaki- maki wartawan.

"Hai, siapa yang menyuruh Anda (wartawan) motret. Apa kalian tidak tahu kalau saya sedang kesusahan, malah dipotret? Nanti saya banting kameranya," bentak NS dan Roh.

Terungkapnya perselingkuhan istri polisi dengan Roh ini bermula ketika suaminya, Aipda Sut yang anggota Polresta Yogyakarta merasa curiga dengan gerak-gerik NS. Sut membuntuti istrinya yang akan menemui Roh.

"Laki-laki selingkuhan istri saya rumahnya di Gunungkidul, karena itu saya menunggu di Jalan Jogja-Wonosari sekitar daerah Piyungan," ujarnya.

Akhirnya Sut bersama rekanya menunggu di Jalan Piyungan. Satu jam menunggu, NS dengan mengendarai motor melintas dari arah Jogja menuju Wonosari. Sut kemudian membuntuti istrinya. Sampai di Jalan Baron, tepatnya di depan Pasar Baleharjo, NS berhenti dan menghampiri Roh.

Keduanya kemudian pergi bersama menuju losmen Dewi Ratih, Desa Baleharjo, Wonosari. Baru 15 menit di dalam losmen, Sut yang sudah terbakar amarah akhirnya menyusul masuk mengerebek mereka. Sut kemudian membawa kedua pasangan selingkuh ini ke Mapolres Gunungkidul untuk diproses hukum.


Penulis: Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma
Editor : Farid Assifa