Kamis, 24 Juli 2014

News / Regional

Kisruh SK Mutasi, Gubernur Aceh Tuding Sabotase

Senin, 11 Februari 2013 | 16:15 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com -- Kacaunya administrasi kepegawaian dalam mutasi besar-besaran di lingkungan Pemerintahan Aceh yang dilakukan oleh Gubernur Aceh pekan lalu, akhirnya ditanggapi oleh Gubernur Aceh Zaini Abdullah.

Melalui surat elektronik yang dituliskan Zaini Abdullah, ia menyebutkan bahwa kekacauan yang ditimbulkan oleh mutasi tersebut, disebabkan adanya pihak yang ingin menyabotase kepemimpinannya. Surat elektronik tersebut, disampaikan oleh ajudan Gubernur Muzakkir Hamid yang kemudian dikirimkan oleh Bagian Humas Pemerintah Aceh, Senin (11/2/2013).

Gubernur menyebutkan, munculnya polemik pascapelantikan 422 pejabat eselon II, III, dan IV yang dilaksanakan pada Selasa 5 Februari 2013 yang lalu itu karena adanya sabotase pihak tertentu.

"Bahwa Pengetikan SK pelantikan dimaksud ada tindakan sabotase dilakukan oleh beberapa oknum. Hal ini saya ketahui empat jam setelah pelantikan dilaksanakan," kata Zaini Abdullah dalam surat elektroniknya.

Zaini juga menuliskan bahwa berdasarkan hasil investigasi tim internal yang dibentuknya, pihaknya sudah mengetahui apa yang menjadi latar belakang kejadian dimaksud.

"Namun, saya tidak ingin berburuk sangka dengan menyatakan ini mengandung unsur politik, tapi secara administrasi kepegawaian saya akan mengambil tindakan tegas terhadap oknum para pelaku sabotase tersebut," katanya.

Gubernur juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar. Dalam surat tersebut juga disebutkan bahwa dirinya sedang cuti sesuai dengan izin dari Menteri Dalam Negeri.

Seperti pemberitaan sebelumnya, dalam sepekan terakhir, Pemerintahan Zaini Abdullah-Muzakkir Manaf disorot karena telah mengangkat PNS yang telah meninggal dan PNS tersandung kasus asusila, untuk menjadi pejabat dilingkungan pemerintahan Aceh, melalui SK Gubernur.

***

Baca juga

Gubernur Aceh Tanggapi Kisruh SK Mutasi via "E-mail"

 

Aceh Juga Promosikan Seorang Pejabat Mesum

Setahun Meninggal Masih Dapat Promosi

 

 

 


Penulis: Kontributor Banda Aceh, Daspriani Y Zamzami
Editor : Farid Assifa