Nama-nama Unik Program Tertib Lalu Lintas di Surabaya - Kompas.com

Nama-nama Unik Program Tertib Lalu Lintas di Surabaya

Kompas.com - 11/01/2013, 16:34 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com -- Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya menggulirkan program-program dengan nama unik untuk mewujudkan tertib lalu lintas.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Tri Maryanto, menjelaskan, program tersebut seperti "STMJ", yakni Surabaya Taat Marka Jalan. Pihaknya juga meluncurkan program lain seperti "Kalkir" (Kanalisasi Lajur Kiri), "Jembatan Merah" (Jangan Menerobos dan Menghambat di Lampu Merah), dan "Ransel" (Kendaraanku Sehat dan Lengkap).

"Nama-nama unik ini sengaja dipakai agar mudah diingat masyarakat," katanya dalam peluncuran program nasional Decade of Action For Road Safety di Taman Bungkul Surabaya, Jumat (11/1/2013).

Pihaknya juga menyediakan program khusus bagi komunitas suporter Persebaya Bonterklas atau Bonek Pelopor Tertib Lalu- Lintas. "Kalau Boneknya saja tertib lalu lintas, maka masyarakat lain kami yakin juga akan tertib," tambahnya.

Dalam peluncuran program tersebut, ratusan suporter Bonek beratribut lengkap dominasi warna hijau melakukan konvoi motor tertib lalu lintas di sejumlah ruas jalan kota Surabaya. Dalam konvoi tersebut mereka menggunakan kelengkapan berkendara seperti helm, jaket, dan tentunya tidak menggunakan knalpot brong atau knalpot berisik.


EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

Pengusaha Angkot Mau Lanjutkan Program OK Otrip tetapi Ada Syarat

Pengusaha Angkot Mau Lanjutkan Program OK Otrip tetapi Ada Syarat

Megapolitan
Polisi Tembak Mati HR, Spesialis Begal dengan Senjata Api di Jakarta Barat

Polisi Tembak Mati HR, Spesialis Begal dengan Senjata Api di Jakarta Barat

Megapolitan
Pria Jepang Berjuluk 'Pabrik Bayi' Menangkan Hak Asuh 13 Anak

Pria Jepang Berjuluk "Pabrik Bayi" Menangkan Hak Asuh 13 Anak

Internasional
Wiranto Sebut Empat Hal Ini Jadi Ancaman Pilkada Serentak 2018

Wiranto Sebut Empat Hal Ini Jadi Ancaman Pilkada Serentak 2018

Nasional
Ketua DPR: Silakan Persatuan Wartawan Indonesia Gugat UU MD3 ke MK

Ketua DPR: Silakan Persatuan Wartawan Indonesia Gugat UU MD3 ke MK

Nasional
Dana Desa Paling Banyak Dikorupsi, Polisi Minta Masyarakat Aktif Awasi

Dana Desa Paling Banyak Dikorupsi, Polisi Minta Masyarakat Aktif Awasi

Nasional
Dirjen Bina Marga: Kemarin Kami Tegur Keras, Sekarang Evaluasi Waskita

Dirjen Bina Marga: Kemarin Kami Tegur Keras, Sekarang Evaluasi Waskita

Megapolitan
Sopir Angkot OK Otrip yang Bau 'Ketek' dan Gondrong Akan Diberi Sanksi

Sopir Angkot OK Otrip yang Bau "Ketek" dan Gondrong Akan Diberi Sanksi

Megapolitan
Parpol Dilarang Kampanye Pemilu Sebelum 23 September Mendatang

Parpol Dilarang Kampanye Pemilu Sebelum 23 September Mendatang

Nasional
Borong Pangan Murah, Warga Bawa Karung hingga Diantar Becak

Borong Pangan Murah, Warga Bawa Karung hingga Diantar Becak

Megapolitan
Pengacara Buni Yani hingga Mantan Napi Ujaran Kebencian Dikukuhkan Jadi Pengurus KONI DKI

Pengacara Buni Yani hingga Mantan Napi Ujaran Kebencian Dikukuhkan Jadi Pengurus KONI DKI

Megapolitan
CRCS: Penafsiran atas Ajaran Agama Bukan Penyimpangan atau Penodaan

CRCS: Penafsiran atas Ajaran Agama Bukan Penyimpangan atau Penodaan

Nasional
Perancis Bertekad Tingkatkan Populasi Serigala hingga 40 Persen

Perancis Bertekad Tingkatkan Populasi Serigala hingga 40 Persen

Internasional
Roro Fitria yang Buat Polisi Kebingungan...

Roro Fitria yang Buat Polisi Kebingungan...

Megapolitan
Ditanya soal Alexis, Anies Jawab 'Anda Pengin Kejutan atau Tidak?'

Ditanya soal Alexis, Anies Jawab "Anda Pengin Kejutan atau Tidak?"

Megapolitan

Close Ads X