Sabtu, 29 November 2014

News / Regional

Penyeberangan Pelabuhan Kolaka-Bajoe Kembali Normal

Rabu, 9 Januari 2013 | 09:00 WIB

KOLAKA, KOMPAS.com - Setelah ditunda beberapa pihak pelabuhan feri Kolaka, Sulawesi Tenggara, akhirnya memberangkatkan feri dengan tujuan Pelabuhan Bajoe, Sulawesi Selatan. Hal ini dilakukan karena kondisi cuaca di perairan Kolaka dan Teluk Bone sudah membaik.

Pihak dari ASDP Kolaka mengakui bahwa beberapa kapal mereka sudah diberangkatkan sesuai jadwal yang normal. Dan hari ini, Rabu (9/1/2013) feri yang berada di pelabuhan feri Kolaka sudah bergerak sesuai dengan ketentuan yang ada, baik itu yang akan masuk berlabuh maupun untuk feri yang berangkat.

Kepala ASDP Kolaka, Mursalim, mengatakan sepanjang minggu lalu cuaca di Teluk Bone ekstrem sehingga pelayaran yang ada di Kolaka dihentikan. Pihak ASDP Kolaka tidak akan berani melakukan pelayaran jika memang di pihak Syabandar melakukan prediksi cuaca buruk, jelasnya.

"Walaupun kami selalu menggunakan panduan dari BMKG maritim makassar, tetapi jika di perkirakan akan terjadi angin dan gelombang tinggi maka kami tidak akan berangkatkan kapal yang ada di pelabuhan unttuk berlayar menuju Bone," ungkapnya, Rabu.

Mursalim menambahkan untuk saat ini tidak ada kendala dalam keberangkatan kapal dari Pelabuhan Kolaka menuju ke Bajoe, semuanya aman.

"Semua kapal yang ada di Kolaka dalam kedaan baik dan selalu diperbaiki setiap tahun, kapal selalu dok (melakukan perbaikan setiap tahun). Saat pemberhentian penyebrangan menuju pelabuhan Bajoe itu diakibatkan tingginya ombak di Perairan Bone bahkan sampai lima meter," tambahnya.

Di tempat terpisah, Kepala Syabandar Kolaka, Sainuddin mengatakan bahwa kondisi cuaca dan perairan yang sudah mulai tenang adalah pertimbangan utama untuk memberangkatkan kapal.

"Selain hasil BMKG maritim Makssar, kondisi cuaca yang tenang juga faktor utama aktivitas pelabuhan kembali normal. Semua penumpang, bus dan truk sudah kita berangkatkan. Tidak adalagi penumpukan di dalam areal Pelabuhan Kolaka," tegasnya.

Saat ini untuk pelayaran Kolaka-Bajoe pihak pelabuhan menyiapkan 12 kapal jenis roro yang secara bergantian beroperasi untuk memenuhi kuota penumpang yang ada.

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa kondisi cuca yang memburuk membuat pihak Syabandar memberhentikan pelayaran dengan pertimbangan kondisi cuaca. Saat itu pula penumpukan penumpang mulai terjadi di pelabuhan Kolaka.


Penulis: Kontributor Kolaka, Suparman Sultan
Editor : Kistyarini