Kamis, 23 Oktober 2014

News / Regional

Antisipasi Banjir

BBW Sungai Bengawan Solo Akan Bangun Tujuh Bendungan

Selasa, 8 Januari 2013 | 09:10 WIB

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo menargetkan pembangunan tujuh bendungan hingga akhir tahun 2014. Saat ini sudah terbangun satu bendungan, yakni Waduk Gonggang di Magetan serta Waduk Bendo di Wonogiri yang masih dalam proses pembangunan yang dimulai tahun 2012.

Lima bendungan lainnya direncanakan dibangun tahun 2013 dan 2014.   Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan (OP) Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) Danang Baskoro didampingi Kepala Seksi OP dan Perencanaan Gemala Suzanti, Senin (7/1/2013). 

Bendungan ini berfungsi untuk menyimpan air hujan agar tidak langsung lari ke sungai. Di wilayah daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo, potensi air permukaannya mencapai kurang lebih 18,4 miliar meter kubik per tahun.

Namun saat ini hanya dapat tertampung 1,6 miliar meter kubik air per tahun atau 8,7 persen dari potensinya melalui 46 bendung dan 337 embung, di antaranya Waduk Serbaguna Wonogiri di Jawa Tengah.  

"Ada dua waduk yang cukup besar kapasitas tampungnya yang rencananya akan dibangun, yakni Waduk Jipang di Blora, Jawa Tengah dan Waduk Badegan di Ponorogo namun saat ini belum bisa terealisasi karena kendala aspek sosial," ungkap Danang.  

Banjir yang terjadi pada 5-6 Januari lalu akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam durasi lama di hulu DAS Bengawan Solo, seperti di Wonogiri 138 milimeter (mm), di Sukoharjo, yakni Nepen 124 mm, Tritis 138 mm, dan Pabelan 107 mm, dan Tawangmangu, Karanganyar 96 mm.

Semakin sedikitnya area resapan air, antara lain akibat konversi hutan menjadi lahan pertanian atau pemukiman sehingga air hujan langsung meluncur ke sungai.

Powered by doa ibu


Penulis: Sri Rejeki
Editor : Tjahja Gunawan Diredja