Jumat, 19 September 2014

News / Regional

Obyek Wisata Ternate Diserbu Warga

Senin, 31 Desember 2012 | 07:45 WIB

TERNATE, KOMPAS.com - Memasuki tahun baru dan hari libur panjang dimanfaatkan oleh sebagian warga Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), dengan berekreasi di sejumlah objek wisata di daerah ini, seperti Pantai Sulamadaha dan Pantai Kastela.

"Pantai Kastela dan Pantai Sulamadaha serta sejumlah tempat pariwisata lainnya merupakan tempat favorit untuk berlibur," kata salah seorang warga Ternate, Rusna Muhammad di Ternate, Senin (31/12/2012).

Selain menikmati panorama pantai Sulamadaha dan sejumlah objek wisata lainnya, Rusna bersama keluarga juga menikmati hidangan kelapa muda dan pisang goreng yang dijajakan oleh warga setempat.

Untuk kendaraan yang masuk dikenakan biaya bervariasi, kendaraan roda dua harus membayar Rp 5.000, sedangkan untuk roda empat diharuskan membayar Rp 10.000 sekali masuk.

Selain itu, kata Rusna, di Pantai Sulamadaha juga tersedia air goraka yang akan menghangatkan tubuh seusai berenang di Pantai Sulamadaha, bahkan pantai kebanggaan warga Kota Ternate sering dijadikan sebagai tempat favorit bagi keluarga.

"Kami bersama keluarga sangat menikmati libur panjang seperti ini, untuk itu, kami memanfatkan berlibur di tempat favorit ini," katanya.

Sementara itu, para penjual kelapa muda di Pantai Sulamadaha mengaku pendapatan yang mereka raih di akhir pekan ini berlipat ganda.

"Biasanya kalau warga memadati Pantai Sulamadaha, pasti omzet kita bertambah, karena untuk hari ini saja kita bisa mengumpulkan uang sampai Rp 750 ribu per hari," kata salah seorang pedagang di Pantai Sulamadaha Ismail.

Kepala Dinas Pariwisata Pemkot Ternate Husen Alting ketika dikonfirmasi menyatakan, sebagian besar warga dan wisatawan yang datang ke Ternate akan memilih Pantai Sulamadaha dan Dorpedu sebagai kawasan andalan untuk menikmati libur panjang.

Warga lebih memilih panorama Pantai Sulamadaha dan Pantai Dorpedu untuk berlibur. "Para wisatawan mancanegara selain menikmati pantai juga lebih memilih untuk melihat peninggalan sejarah seperti Benteng Portugis dan Belanda yang saat ini masih berdiri kokoh," kata Husein Alting.


Editor : Benny N Joewono
Sumber: