Selasa, 2 September 2014

News / Regional

GARUT

Aksi Demo Berlanjut Sampai Bupati Aceng 'Lengser'

Minggu, 9 Desember 2012 | 12:18 WIB

Terkait

GARUT, KOMPAS.com - Perbuatan Bupati Garut Aceng HM Fikri sampai saat ini masih menuai protes berbagai kalangan masyarakat Garut. Jika orang nomor satu Garut itu tidak mundur dari jabatannya, diperkirakan akan terjadi aksi demo melengserkan Aceng setiap harinya.

Pandangan itu diungkapkan Ketua Lembaga Penelitian Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Universitas Garut Prof Dr Hj Ikeu Sartika Iriani. Menurut dia, polemik pemerintahan Garut saat ini mesti segera diselesaikan. Jalan terbaiknya adalah Bupati Aceng segera mundur dari jabatannya. Sehingga, roda pemerintahan akan berjalan normal, dan masyarakat pun tidak akan resah.

"Jika Bupati Aceng tidak jadi mundur atau dicopot oleh DPRD, wah tidak akan berhenti demo tiap hari di Garut," kata dia kepada Kompas.com saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (9/12/2012).

Ikeu menambahkan, sesuai penelitiannya sebagian masyarakat Garut sudah tidak menginginkan Bupati Aceng menjabat menjadi bupati. Alasannya, perbuatan Aceng sudah tak bisa ditoleransi, karena telah membuat citra buruk Kabupaten Garut. Terlebih adanya dugaan pelecehan kepada kaum perempuan akibat skandal nikah singkatnya selama empat hari dengan Fani Oktora (18).

Juga, muncul pengakuan seorang perempuan asal Karawang bernama Shinta, yang mengaku telah dinikahi Aceng selama dua bulan. "Ya, lebih baik Bupati Aceng mundur, itu yang lebih baik," kata Ikeu.

Sampai saat ini, DPRD Kabupaten Garut yang telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menginvestigasi skandal nikah singkat Aceng, masih menyelidiki dugaan tersebut. Bahkan pada Kamis (6/12/2012) malam, tim pansus tersebut telah bertemu Bupati Aceng di Kantor Bakorwil Priangan untuk meminta keterangan. Sementara, Menteri Dalam Negeri sempat menyatakan telah siap menerima rekomendasi pencopotan Aceng dari DPRD Garut.

Besok Ribuan Perempuan Demo
Berdasarkan informasi yang dihimpun hingga siang ini, besok akan dilaksanakan demo besar-besaran dari ribuan perempuan yang tergabung dalam gabungan organisasi wanita (GOW) Kabupaten Garut.  Mereka akan menuntut Aceng untuk mundur dari jabatannya sebagai Bupati.

Kompas.com telah mencoba mengonfirmasi rencana aksi tersebut melalui sambungan telepon dan pesan singkat (SMS) kepada Ketua GOW Kabupaten Garut Tien. Namun hingga siang ini belum ada jawaban dari Tien.

 


Penulis: Kontributor Ciamis, Irwan Nugraha
Editor : Glori K. Wadrianto