Rabu, 30 Juli 2014

News / Regional

SITUBONDO

Siswa "Arisan" PSK, Seluruh Kepsek Dipanggil

Rabu, 5 Desember 2012 | 18:45 WIB

SITUBONDO, KOMPAS.com - Dinas Pendidikan Nasional (Dispendik) Situbondo, Jawa Timur, langsung mencari kebenaran tentang informasi yang menyebutkan bahwa ada sejumlah pelajar SMA di Situbondo, yang tiap pekan menggunakan jasa pekerja seks komersial (PSK) melalui metode arisan.

Salah satu langkah yang diambil Dispendik adalah dengan memanggil Kepala SMA dan SMK se-Kabupaten Situbondo, karena salah satu PSK yang disebut-sebut sering di-"booking" oleh para pelajar SMA itu dinyatakan positif terjangkit HIV/AIDS.

"Kami akan memanggil para kepala SMA dan SMK agar kejadian ini tidak meluas. Temuan KPA tersebut mencoreng dunia pendidikan. Saya baru tahu informasi itu," kata Sekretaris Dispendik Ateng Zailani, Rabu (5/12/2012).

Ateng menambahkan, kejadian itu meracuni generasi muda, apalagi dilakukan saat mengenakan seragam. Melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah (Dikmen) serta Kepala Seksi SMA dan SMK, kata Ateng, pihaknya akan mengajak para kepala sekolah untuk menyelidikinya.

Seperti diberitakan, Komisi Pemberantasan HIV/AIDS (KPA) setempat menemukan adanya pelajar SMA yang menggelar arisan tiap pekan untuk bercinta dengan PSK. Hal itu ditemukan setelah ada PSK yang terjangkit HIV/AIDS, yang pernah melayani pelajar tersebut.

***

Baca Juga: Pelajar "Arisan" PSK, Semua Kepsek Dipanggil

 


Penulis: Kontributor Probolinggo, Ahmad Faisol
Editor : Glori K. Wadrianto