Sabtu, 1 November 2014

News / Regional

Cegah Konflik Sosial dengan Deteksi Dini

Minggu, 2 Desember 2012 | 22:14 WIB

BATAM, KOMPAS.com- Konflik sosial dapat dicegah dengan deteksi dini dan pendekatan persuasif aparat kepada masyarakat. Pendekatan persuasif memperkecil potensi penggunaan pendekatan keamanan yang semakin sulit diterapkan.

Komandan Kodim 0316/Batam Letnan Kolonel A Rizal Ramadhan mengatakan, daerah majemuk dan dinamis seperti Batam tergolong rawan konflik. Peluang gesekan antarkelompok terbuka karena latar belakang dan kepentingan yang beragam.

"Kami harus bisa mendekati semua elemen masyarakat. Pendekatan akan memudahkan deteksi dini potensi kerawanan sosial," ujarnya, Minggu (2/12/2012) di Batam, Kepulauan Riau.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan pimpinan daerah dalam pencegahan konflik. Para bupati, wali kota, komandan Kodim, dan Kepala Polres disebut Presiden Yudhoyono sebagai pihak yang paling tahu kehidupan masyarakat sehari-hari (Kompas, 1/12).

Rizal mengatakan, penanganan kerawanan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Pendekatan keamanan pilihan terakhir, walau tetap dimungkinkan oleh undang-undang.

"Kami mengutamakan pendekatan persuasif, berbicara dengan masyarakat. Dengan begitu, masyarakat tidak segan membantu aparat menjalankan tugas," ujarnya.


Penulis: Kris R Mada
Editor : Marcus Suprihadi