Selasa, 2 September 2014

News / Regional

Sinden Idol 2012 Digelar di Semarang

Jumat, 30 November 2012 | 16:49 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Sebanyak 18 pesinden muda berbakat dari berbagai daerah di Jawa Tengah, akan mengikuti Kompetisi yang diberi nama Sinden Idol 2012 pada 30 November - 2 Desember 2012 di Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes), Jawa Tengah.

Menurut Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unnes Semarang, Budiyanto, Sinden Idol 2012 digelar bersama Universitas Negeri Semarang (Unnes), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta IKA Unnes. Kegiatan yang bertujuan sebagai upaya pelestarian dan pengembangan seni tradisi Jawa ini akan mencapai puncak final pada Minggu (2/12/2012) di auditorium Unnes Gunungpati Semarang.

Peserta 18 sinden berbakat ini hasil audisi, yakni Wonogiri, Pati, Magelang, Kebumen, Tegal, dan Semarang, peserta disaring oleh dewan juri. Ketika proses audisi, peserta membawakan tembang Jawa macapat. Setelah didapat masing-masing 3 orang terbaik dari masing-masing wilayah audisi, finalis menjalani karantina selama dua hari (30 November-1 Desember), di kampus Unnes.

Selama masa itu mereka diberi materi yang akan diujikan saat semi final dan final. Adapun untuk materi wajib adalah Jineman dan Uler Kambang. Untuk materi pilihan sebagian besar adalah karya baru dari Dosen Karawitan dan Tembang di Unnes, Widodo Brotosejati MSn.

Dijadwalkan, semifinal berlangsung Sabtu (1/12/2012) di gedung B6 Fakultas Bahasa dan Seni Unnes. Pada tahap ini akan dieliminasi 8 peserta. Sisanya, sebanyak 10 peserta akan berhak mendapat tiket mengikuti final pada malam berikutnya.

Juara I Sinden Idol 2012 akan mendapat trofi Gubernur Jawa Tengah dan uang pembinaan Rp 20.000.000, juara II mendapat trofi Rektor Unnes dan uang pembinaan Rp15.000.000, juara III mendapat trofi Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unnes dan uang pembinaan Rp10.000.000. Disamping itu, juga ada penghargaan kepada "Sinden Legendaris" kepada mereka yang telah tergolong menjadi sinden sepuh atau empu.

Mereka yang berhak menerima penghargaan akan ditentukan oleh pengamat dan seniman senior. Tiga orang "Sinden Legendaris" akan mendapat penghargaan masing-masing Rp 5.000.000.


Penulis: Winarto Herusansono
Editor : Rusdi Amral