Sabtu, 20 Desember 2014

News / Regional

Densus 88 Ringkus 1 Terduga Teroris Lainnya di Makassar

Minggu, 11 November 2012 | 23:29 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Salah satu pelaku pelemparan bom terhadap Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, yakni Awaluddin (25) tertangkap massa saat melakukan aksinya. Selain Awaluddin, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri juga meringkus seorang terduga teroris inisial AA di sekitar Masjid Raya Larenkang, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (11/11/2012)

“Inisial AA asal Bone. Barang bukti yang diamankan darinya satu senjata api jenis FN,” ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar melalui pesan singkat, Minggu malam.

Seperti diketahui terjadi aksi pelemparan bom terhadap Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Minggu (11/11/2012) pagi. Pelemparan ini terjadi, saat Syahrul sedang bernyanyi di panggung dalam rangka gerak jalan santai HUT Partai Golkar di depan Monumen Mandala, Jl Jendral Sudirman yang dihadiri 160.000 peserta. Bom yang dilempar tidak meledak. Syahrul pun lolos dari lemparan bom pipa berdaya ledak tinggi (high explosive) itu.

Diduga, Awaluddin ditemani dua orang lainnya saat aksi pelemparan yakni Lukman Rahim Kristin Markutius. Identitas keduanya tercantum pada KTP dan STNK  yang ditemukan di sekitar lokasi. Dari Awaluddin, polisi menyita sepucuk pistol jenis revolver kaliber 38 dengan lima butir amunisinya, 1 buah pipa nylon kecil bersumbu, sebuah dompet serta uang tunai Rp 650 ribu.

Kepolisian kemudian melakukan pengembangan terhadap Awaluddin yang diketahui seorang mahasiswa itu.

Sebelumnya diberitakan, aparat kepolisian dari Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulsel dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror dikabarkan tengah mengejar dan melakukan pengepungan terduga teroris di Moncongloe, perbatasan Makassar-Maros. Pada pengejaran Minggu petang tadi sempat terjadi baku tembak atara kepolisian dengan terduga teroris lainnya.

"Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran dan pengepungan di Desa Pammanjengan, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Endi Sutendi.

 


Penulis: Dian Maharani
Editor : Hindra