Minggu, 26 Oktober 2014

News / Regional

Hari Pahlawan, Slank Ziarah Makam Bung Tomo

Sabtu, 10 November 2012 | 16:34 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Tepat pada peringatan Hari Pahlawan, Sabtu (9/11/2012), personil Grup Band Slank berziarah ke makam pahlawan nasional, Bung Tomo, di TPU Ngagel, Surabaya. Di Surabaya, Slank akan tampil dalam agenda pementasan "Jatim Bersholawat" memperingati hari pahlawan.

Dalam ziarah itu, hanya tiga personel Slank yang hadir, yakni Bimbim, Kaka, dan Ivan serta didampingi pihak manajemen, Bunda Iffet. Turut hadir dalam ziarah itu, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, putra Bung Tomo Bambang Sulistomo, dan budayawan Sastro Al Ngatawi.

Setelah membaca tahlil dan doa, rombongan ziarah kemudian menabur bunga ke makam Bung Tomo. Putra Bung Tomo, Bambang Sulistomo mengaku bangga, karena makam ayahnya dikunjungi oleh publik figur yang menjadi idola kaum muda.

"Semoga nilai-nilai semangat kepahlawanan Bung Tomo dapat terpancar luas melalui virus Slank," katanya.

Dia berharap, makam Bung Tomo tetap menjadi simbol perlawanan terhadap semua bentuk penindasan dan ketidakadilan di negeri ini. "Yang terpenting, tetap menjadi inspirasi kaum muda dalam menghayati nilai-nilai kepahlawanan," jelasnya.

Gelar Pahlawan Nasional bagi Bung Tomo baru diberikan pada 2008 lalu. Pahlawan bernama lengkap Sutomo ini pernah menjadi menteri urusan veteran pada kabinet Burhanudin Harahap. Sikap kritis Bung Tomo terus mengalir dari zaman Pemerintah Soekarno hingga Soeharto. Atas sikap kritisnya itu, Bung Tomo dipenjara selama setahun di Kramatjati, Jakarta Timur, pada 11 April 1978 - 11 April 1979.

Bung Tomo meninggal dunia di Makkah saat menunaikan ibadah haji pada 7 Oktober 1981. Setahun kemudian, jenazah pahlawan nasional itu dibawa pulang ke Indonesia dan dimakamkan di pemakaman umum Ngagel, Surabaya.


Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Editor : Farid Assifa