Hari Pahlawan, Slank Ziarah Makam Bung Tomo - Kompas.com

Hari Pahlawan, Slank Ziarah Makam Bung Tomo

Kompas.com - 10/11/2012, 16:34 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com - Tepat pada peringatan Hari Pahlawan, Sabtu (9/11/2012), personil Grup Band Slank berziarah ke makam pahlawan nasional, Bung Tomo, di TPU Ngagel, Surabaya. Di Surabaya, Slank akan tampil dalam agenda pementasan "Jatim Bersholawat" memperingati hari pahlawan.

Dalam ziarah itu, hanya tiga personel Slank yang hadir, yakni Bimbim, Kaka, dan Ivan serta didampingi pihak manajemen, Bunda Iffet. Turut hadir dalam ziarah itu, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, putra Bung Tomo Bambang Sulistomo, dan budayawan Sastro Al Ngatawi.

Setelah membaca tahlil dan doa, rombongan ziarah kemudian menabur bunga ke makam Bung Tomo. Putra Bung Tomo, Bambang Sulistomo mengaku bangga, karena makam ayahnya dikunjungi oleh publik figur yang menjadi idola kaum muda.

"Semoga nilai-nilai semangat kepahlawanan Bung Tomo dapat terpancar luas melalui virus Slank," katanya.

Dia berharap, makam Bung Tomo tetap menjadi simbol perlawanan terhadap semua bentuk penindasan dan ketidakadilan di negeri ini. "Yang terpenting, tetap menjadi inspirasi kaum muda dalam menghayati nilai-nilai kepahlawanan," jelasnya.

Gelar Pahlawan Nasional bagi Bung Tomo baru diberikan pada 2008 lalu. Pahlawan bernama lengkap Sutomo ini pernah menjadi menteri urusan veteran pada kabinet Burhanudin Harahap. Sikap kritis Bung Tomo terus mengalir dari zaman Pemerintah Soekarno hingga Soeharto. Atas sikap kritisnya itu, Bung Tomo dipenjara selama setahun di Kramatjati, Jakarta Timur, pada 11 April 1978 - 11 April 1979.

Bung Tomo meninggal dunia di Makkah saat menunaikan ibadah haji pada 7 Oktober 1981. Setahun kemudian, jenazah pahlawan nasional itu dibawa pulang ke Indonesia dan dimakamkan di pemakaman umum Ngagel, Surabaya.


EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

M Taufik: Jadi Gubernur Pasti Banyak yang Laporin, Apalagi Banyak Belum Move On

M Taufik: Jadi Gubernur Pasti Banyak yang Laporin, Apalagi Banyak Belum Move On

Megapolitan
Maklumat Kapolda Kalbar: Pelaku Pembakaran Lahan Didenda Rp 10 Miliar

Maklumat Kapolda Kalbar: Pelaku Pembakaran Lahan Didenda Rp 10 Miliar

Regional
Terlibat Perselingkuhan, Wakil PM Australia Mengundurkan Diri

Terlibat Perselingkuhan, Wakil PM Australia Mengundurkan Diri

Internasional
Simpatisan Partai Republikan Dukung Penyebaran Senjata Api di AS

Simpatisan Partai Republikan Dukung Penyebaran Senjata Api di AS

Internasional
Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3)

Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3)

Regional
Hendak Menanduk Pemilik Mobil, Kambing Malah Tersangkut di Kemudi

Hendak Menanduk Pemilik Mobil, Kambing Malah Tersangkut di Kemudi

Internasional
Polisi Akan Panggil Elvy Sukaesih Terkait Kasus Narkoba Dhawiya

Polisi Akan Panggil Elvy Sukaesih Terkait Kasus Narkoba Dhawiya

Megapolitan
ITB dan MIT Bekerja Sama dalam Penelitian Baterai Mobil Listrik Nasional

ITB dan MIT Bekerja Sama dalam Penelitian Baterai Mobil Listrik Nasional

Regional
Kabareskrim: Indonesia Darurat Akal Sehat

Kabareskrim: Indonesia Darurat Akal Sehat

Nasional
Berstatus Tahanan KPK, Calon Gubernur Lampung Masih Berkampanye

Berstatus Tahanan KPK, Calon Gubernur Lampung Masih Berkampanye

Nasional
Dishub Kota Bekasi Harap Pemilahan Ganjil Genap Dilakukan di Area Jalan Tol

Dishub Kota Bekasi Harap Pemilahan Ganjil Genap Dilakukan di Area Jalan Tol

Megapolitan
Lecehkan Puluhan Siswanya, Guru SD di Surabaya Dilaporkan ke Polisi

Lecehkan Puluhan Siswanya, Guru SD di Surabaya Dilaporkan ke Polisi

Regional
Polisi Tangkap Penyebar Berita Hoaks soal Ustaz di Tambun Utara

Polisi Tangkap Penyebar Berita Hoaks soal Ustaz di Tambun Utara

Megapolitan
YLBHI Duga Ada yang Hendak Ambil Untung dari Isu Penyerangan Pemuka Agama

YLBHI Duga Ada yang Hendak Ambil Untung dari Isu Penyerangan Pemuka Agama

Nasional
Dinas Tata Ruang Kota Bekasi Akan Pelajari Aturan Baliho pada Masa Kampanye

Dinas Tata Ruang Kota Bekasi Akan Pelajari Aturan Baliho pada Masa Kampanye

Megapolitan

Close Ads X