Kamis, 28 Agustus 2014

News / Regional

Heboh, Siswi SMP di Magetan Bikin Video Porno

Selasa, 6 November 2012 | 12:36 WIB

Terkait

MAGETAN, KOMPAS.com — Belum hilang dari ingatan beredarnya foto porno yang dilakukan siswi SMPN 2 Ngariboyo, Magetan seusai lulus-lulusan beberapa waktu lalu. Kini, di kalangan anak usia SD dan SMP beredar film porno, yang nyaris ada di ponsel setiap siswa setempat.

Konon, pemeran film porno ini berinisial WS, siswi SMPN 2 Ngariboyo, dan seorang pria yang belum diketahui identitasnya. Setelah film yang diduga diperankan siswi kelas 3 beredar, WS sudah empat hari terakhir tidak terlihat di sekolahnya.

Film porno yang diberi judul 'SNESNGA Bergoyang', kini menjadi tontonan warga setempat. Kabarnya, video porno yang berdurasi sekitar 4,46 menit dimiliki hampir seluruh teman-teman WS. “Mungkin hampir semua teman-teman memiliki video itu," kata seorang warga Ngariboyo yang tidak mau disebutkan namanya, Senin (5/11/2012).

Latar pengambilan gambar, dilakukan di sebuah penginapan. Dalam video itu, WS beradegan yang hanya boleh dilakukan pasangan suami istri. Adegan awal terlihat WS menggunakan baju tidur satin warna biru, dan wajahnya terlihat jelas. Hanya, lawan mainnya, si pria yang diduga teman dekat dan yang mengambil gambar, tidak terlihat sedikitpun wajahnya.

Menurut warga setempat, WS sudah empat hari tidak masuk sekolah. Sepeda motor matic yang biasa ia pakai saat sekolah juga tidak kelihatan. “Motornya biasanya di parkir di rumah itu, tapi beberapa hari terahir ini enggak pernah kelihatan,” ujar sang tetangga, sambil menunjukkan sebuah rumah yang biasa digunakan WS untuk memarkir kendaraannya.

Bahkan, informasi dari tetangganya, WS sudah pindah ke Jakarta, ikut ibunya. Karena, selama ini dia tinggal bersama neneknya di Baleasri Ngariboyo. "Kemarin ada guru SMPN I Ngariboyo yang mencarinya (WS), tapi tidak ketemu," ungkapnya.

Kepala Polsek Ngariboyo Ajun Komisaris Sunarta yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui beredarnya video porno yang dilakukan siswi SMP di wilayahnya. "Kami belum mengetahui info itu, nanti akan kami koordinasikan dengan Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) dan Reskrim Polres Magetan,” ucapnya.

***
Baca Juga:

 


Editor : Glori K. Wadrianto
Sumber: