Penertiban Petambang Emas Ilegal Terkendala Dana - Kompas.com

Penertiban Petambang Emas Ilegal Terkendala Dana

Kompas.com - 03/11/2012, 03:05 WIB

Jambi, Kompas - Upaya Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Jambi, untuk menertibkan petambang emas ilegal di sepanjang daerah aliran Sungai Batanghari belum bisa maksimal. Itu karena dukungan dana untuk tim penertiban yang sudah terbentuk sejak tahun lalu masih minim.

Kendala tersebut dikhawatirkan menyebabkan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang semakin marak dua tahun terakhir ini memperburuk ekosistem DAS Batanghari. Saat ini, dari 5,2 juta hektar luas DAS, 1,1 juta hektarnya kritis.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sarolangun, Thamrin, Jumat (2/11), mengakui anggaran operasi untuk penertiban PETI yang baru terealisasi tahun anggaran 2012 hanya Rp 200 juta.

Oleh karena itu, Thamrin mengakui timnya kesulitan memberantas aktivitas PETI. Selain jumlah personel tim yang harus mencapai puluhan orang, sikap para penambang ilegal juga cenderung semakin anarkistis.

”Tahun ini, kami praktis baru dua kali melakukan operasi,” kata Thamrin. Dari hasil operasi penertiban pada Oktober lalu, tim memusnahkan 25 unit tambang pasir milik PETI. Aktivitas ilegal yang ditemukan tim terdapat di sejumlah sub-DAS wilayah Sarolangun.

Pantauan Forum Peduli Hulu Air Jambi menyebutkan, aktivitas PETI di Kabupaten Sarolangun terus meningkat. Pada tahun 2011, tercatat 760 unit usaha. Namun, tahun ini meningkat jadi 1.250 unit usaha. Sebagian besar PETI menggunakan air raksa yang sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

Kepala Balai Pengelolaan DAS Batanghari Grendel Siboro mengatakan, kerusakan ekosistem akibat aktivitas ekonomi yang selama ini menyalahi aturan tata ruang. (ita)

Editor

Terkini Lainnya

Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Gunung Agung Erupsi, Aktivitas Bantaran Sungai pun Mati

Nasional
Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Petugas Kebersihan Bendungan Tercebur, Keberadaannya Masih Ditelusuri

Regional
Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Jawaban KPK Terkait Hilangnya Tiga Nama Politisi PDI-P di Dakwaan Novanto

Nasional
65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

65 Korban Banjir di Aceh Utara Masih Mengungsi

Regional
Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Mengintip Kehidupan Pengungsi yang Terdampak Erupsi Gunung Agung

Nasional
KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

KPK Dalami Kontrak Jasa Konsultasi dan Pembayaran Komisi di Kasus Suap Dirut Garuda

Nasional
Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Kisah Pilu Fatima, Penderita Tumor Mata Ganas di Flores yang Hidup Sendiri

Regional
Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nurdin Abdullah dan Heru Pambudi Raih Bung Hatta Anti-Corruption Award

Nasional
Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Belgia Resmi Tutup Kasus Ekstradisi Pemimpin Tersingkir Catalonia

Internasional
Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Banding PKS Ditolak, Fahri Hamzah Tegaskan Posisinya Tak Bisa Diganggu

Nasional
Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Tak Lagi Tayangkan Video Rapat, Transparansi di Pemprov DKI Menurun

Nasional
Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Anies Tak Berkomentar soal Wacana Pemindahan Ibu Kota

Megapolitan
Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Tepis Isu SARA pada Pilkada Jabar, Ridwan Kamil Disarankan Cari Pendamping dari Santri

Regional
Unik, Hotel di Solo Ini Ciptakan Pohon Natal dari Bahan Mi Soun

Unik, Hotel di Solo Ini Ciptakan Pohon Natal dari Bahan Mi Soun

Nasional
Kemendikbud Ralat Konten Buku Kelas VI Kurikulum 2006 soal Ibu Kota Israel

Kemendikbud Ralat Konten Buku Kelas VI Kurikulum 2006 soal Ibu Kota Israel

Nasional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM