Sabtu, 29 November 2014

News / Regional

Sengketa Tanah

Perang Antarkampung Kembali Meletus di Adonara

Rabu, 31 Oktober 2012 | 10:01 WIB

LARANTUKA, KOMPAS.com — Perang kembali meletus di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT, antara Kampung Bele di Desa Lewonara dengan Desa Lewobunga, yang sebelumnya adalah musuh dari Desa Lewonara.

Perang meletus, Selasa (30/10/2012), pukul 07.30 WITA, tetapi tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya enam unit rumah milik warga Desa Lewobunga dibakar massa dari Lewonara.

Perang antarkampung berawal dari pelemparan bom molotov dan petasan, tetapi belum jelas dari mana asalnya, apakah dari Kampung Bele atau Desa Lewobunga. Dalam perang kali ini, Desa Lewonara yang sejak September lalu berperang melawan Desa Lewobunga ikut bergabung dengan Kampung Bele, melawan Desa Lewobunga.

Pekan lalu, Bupati Flores Timur Yoseph Herin mengikuti upacara adat gencatan senjata antara Desa Lewonara dan Desa Lewobunga. Bupati Herin sempat menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat kedua desa karena kebijakannya meresmikan Desa Riangbunga yang masih disengketakan.

Lewonara dengan Lewobunga memperebutkan tanah yang saat ini dikuasai Desa Riangbunga. Warga desa Riangbunga merupakan pecahan dari Desa Lewobunga.

Lewonara mengklaim tanah yang ditempati Riangbunga adalah warisan leluhur Desa Lewonara.


Penulis: Kornelis Kewa Ama Khayam
Editor : Marcus Suprihadi