Minggu, 21 Desember 2014

News / Regional

KOLAKA

Terima Telepon Gelap, Uang Rp 85 Juta Raib

Selasa, 30 Oktober 2012 | 13:26 WIB

KOLAKA, KOMPAS.com Seorang karyawan perusahaan pembiayaan PT Mega Auto Central Finance, Kolaka, Sulawesi Tenggara, yang namanya enggan disebutkan mengaku menjadi korban penipuan melalui telepon. Uang senilai Rp 85 juta milik perusahaan tempatnya bekerja raib, setelah korban menuruti "bimbingan" untuk mengirimkan uang tersebut ke tiga nomor rekening.

"Saya, kan, sudah tiba di bank tersebut untuk transfer uang angsuran konsumen ke kantor pusat yang ada di Jakarta, tapi tiba-tiba saja ada telepon dari seseorang yang mengaku Iwan Setiawan. Dia itu sebagai direksi perusahaan tempat saya bekerja dan perusahaan pusat. Logatnya cukup meyakinkan makanya saya melakukan sesuai dengan apa yang dia perintahkan lewat telepon," ungkap sang karyawan, Selasa (30/10/2012).

Korban mengaku diarahkan untuk mengirim ke tiga rekening terpisah dengan jumlah yang berbeda. "Pertama disuruh mengirim ke rekening BRI 0429-01-001695-531 atas nama Edi Mulianto senilai Rp 35 juta, yang kedua rekening BRI 0211-01-027504-505 atas nama Chairu Fatoni senilai Rp 25 juta, dan rekening terakhir di BRI 0130-01-052402-50-2 atas nama Amran Sulistio senilai Rp 25 juta. Jadi setelah saya transfer, saya hubungi kantor pusat. Ternyata semua rekening itu salah," tegasnya.

Kepala Satuan Serse Kepolisian Resor Kolaka Ajun Komisaris Agung Basuki menegaskan, hal tersebut modus penipuan. "Biasanya, kan, yang marak beredar itu melalui pesan singkat dengan menuliskan nomor rekening tertentu serta disuruh untuk transfer, tapi kalau yang menimpa karyawan perusahaan ini juga modus penipuan lewat telepon. Makanya kami selalu mengimbau kepada siapa pun yang akan mengirim atau mengambil uang di bank harus lebih berhati-hati. Peringatan berupa imbauan sudah kami sebar. Ini kejadian yang sekian kalinya di Kolaka," kata Agung.


Penulis: Kontributor Kolaka, Suparman Sultan
Editor : Glori K. Wadrianto