235 Pengasuh Pondok Pesantren Dapat Honor Rp 900.000 - Kompas.com

235 Pengasuh Pondok Pesantren Dapat Honor Rp 900.000

Kontributor Probolinggo, Ahmad Faisol
Kompas.com - 29/10/2012, 21:39 WIB

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Sedikitnya 2.528 orang guru madrasah dan pondok pesantren (Ponpes) se-Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menerima bantuan honorarium semester II tahun anggaran 2012 senilai total Rp 1.922.700.000, di Pendopo, Senin (29/10/2012).

Bantuan diberikan kepada 700 guru TPQ/TPA, 475 guru diniyah, 235 pengasuh ponpes, 770 guru MI swasta, 250 guru MTs swasta dan 98 guru MA. Rinciannya, tiap guru TPQ/TPA dan madrasah diniyah masing-masing menerima bantuan sebesar Rp 600.000. Sedangkan pengasuh Ponpes, guru MI, guru MTs dan guru MA masing-masing menerima bantuan sebesar Rp 900.000.

Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin usai memberikan honor secara simbolis, mengatakan, tinggi atau rendahnya kualitas pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah selama ini telah melakukan berbagai upaya dan terobosan agar dapat menghasilkan pendidikan yang berkualitas dan bermutu tinggi sesuai dengan harapan masyarakat.

"Dengan bantuan ini, semoga mampu memberikan motivasi dan semangat kepada guru untuk terus berjuang meningkatkan kemampuan dan profesionalitas sehingga mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas kepada masyarakat," harapnya.

PenulisKontributor Probolinggo, Ahmad Faisol
EditorFarid Assifa
Komentar
Terkini Lainnya
Penumpang KRL Commuter Line Naik 10 Persen pada Lebaran Tahun Ini
Penumpang KRL Commuter Line Naik 10 Persen pada Lebaran Tahun Ini
Megapolitan
Yogyakarta Bukan Tempat Baru untuk Obama, Ayam Ingkung dan Pohon Jambu Jadi 'Saksi'
Yogyakarta Bukan Tempat Baru untuk Obama, Ayam Ingkung dan Pohon Jambu Jadi "Saksi"
Regional
Ratusan Penumpang Batalkan Keberangkatan dari Stasiun Senen Per Hari
Ratusan Penumpang Batalkan Keberangkatan dari Stasiun Senen Per Hari
Megapolitan
Di Filipina, Lagu Kebangsaan Harus Dinyanyikan secara Bersemangat
Di Filipina, Lagu Kebangsaan Harus Dinyanyikan secara Bersemangat
Internasional
Washington: China Pelaku Perdagangan Manusia Terburuk di Dunia
Washington: China Pelaku Perdagangan Manusia Terburuk di Dunia
Internasional
Sakit Lambung Tak Kunjung Sembuh, Gadis Ini Bunuh Diri
Sakit Lambung Tak Kunjung Sembuh, Gadis Ini Bunuh Diri
Regional
Sekjen Kemenhub Kritik Pelabuhan Tanjung Priok Masih Pakai Tangga Manual
Sekjen Kemenhub Kritik Pelabuhan Tanjung Priok Masih Pakai Tangga Manual
Megapolitan
FPI: Sejak Awal Habib Rizieq Ingin GNPF-MUI Bertemu Jokowi
FPI: Sejak Awal Habib Rizieq Ingin GNPF-MUI Bertemu Jokowi
Nasional
Sebelum Lompat dari Lantai 18 Apartemen, Pria Ini Tulis Surat untuk Putrinya
Sebelum Lompat dari Lantai 18 Apartemen, Pria Ini Tulis Surat untuk Putrinya
Megapolitan
Diawasi, Tarif Tak Wajar Saat Arus Balik, Khususnya Bus
Diawasi, Tarif Tak Wajar Saat Arus Balik, Khususnya Bus
Megapolitan
Bawa Senjata Api, TKW dari Jeddah Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
Bawa Senjata Api, TKW dari Jeddah Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
Megapolitan
Baru Isi BBM, Suzuki Carry yang Dimodifikasi Meledak di SPBU
Baru Isi BBM, Suzuki Carry yang Dimodifikasi Meledak di SPBU
Regional
Satu Lagi Pelajar yang Terseret Ombak di Laut Selatan Sukabumi Ditemukan Tewas
Satu Lagi Pelajar yang Terseret Ombak di Laut Selatan Sukabumi Ditemukan Tewas
Regional
Arus Mudik dan Balik Lebaran, Penumpang Kereta Diprediksi Capai 6 Juta Orang
Arus Mudik dan Balik Lebaran, Penumpang Kereta Diprediksi Capai 6 Juta Orang
Regional
Tradisi Balon Udara Dikritik karena Bahayakan Penerbangan, Ini Alasannya
Tradisi Balon Udara Dikritik karena Bahayakan Penerbangan, Ini Alasannya
Regional

Close Ads X