Kamis, 28 Agustus 2014

News / Regional

Rumah Pribadi Wagub Aceh Dilempari Batu

Rabu, 24 Oktober 2012 | 21:32 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Rumah Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Rabu (24/10/2012) siang, dilempari batu oleh sejumlah orang yang diduga oknum anggota Komisi Peralihan Aceh (KPA).

Akibat pelemparan itu, kaca jendela bagian depan rumah yang terletak di Jalan Makam T Nyak Arief, Kompleks Cut Oen, Desa Meunasah Papeun, Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, itu pecah. Tak ada korban dalam peristiwa itu.

Kepala Polresta Banda Aceh Komisaris Besar Moffan MK mengungkapkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00. Namun, polisi baru mendapatkan laporan sekitar pukul 17.30.

"Pelakunya orang anggota KPA sendiri. Motifnya mereka meminta daging meugang. Mungkin karena kesal tak bisa bertemu untuk meminta daging meugang, mereka melempari rumah itu," kata Moffan.

Polisi sendiri tak menindaklanjuti kasus tersebut. Penyebabnya, pihak KPA (organisasi wadah mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka/GAM) dan Partai Aceh akan menyelesaikan masalah tersebut secara internal. "Ini masalah internal mereka," tegas Moffan.

Rumah yang dilempari adalah rumah pribadi Muzakir. Saat ini, rumah satu lantai tersebut lebih banyak digunakan sebagai posko KPA dan Partai Aceh, khususnya sejak Muzakir menjadi Wakil Gubernur Aceh.

Rabu malam, terlihat kaca rumah yang pecah masih tampak terbuka dan hanya ditutup dengan kertas putih. Situasi sekitar rumah terlihat sepi. Sementara sejumlah wartawan terlihat masih di rumah itu.

Selain sebagai Wagub Aceh, Muzakir saat ini menjabat sebagai Ketua KPA sekaligus Ketua DPP Partai Aceh. Pria asal Aceh Utara tersebut juga dikenal sebagai mantan Panglima GAM pada masa konflik.

Meugang merupakan ritual tradisi masyarakat Aceh menyambut datangnya Idhul Adha. Pada ritual ini, masyarakat Aceh membutuhkan daging sebagai syarat utama ritual tersebut.


Penulis: Mohamad Burhanudin
Editor : Agus Mulyadi