Warga Papua di Manado Tuntut Papua Merdeka - Kompas.com

Warga Papua di Manado Tuntut Papua Merdeka

Kompas.com - 23/10/2012, 14:50 WIB

MANADO, KOMPAS.com - Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, warga Papua yang ada di Sulawesi Utara khususnya di Kota Manado menggelar aksi unjuk rasa menuntut keadilan atas tanah Papua, Selasa (23/10/2012).

Walau tidak diikuti ribuan orang sebagaimana yang disampaikan sebelumnya, namun demo ratusan orang ini sempat menarik perhatian warga Manado karena melalui jalan utama.

Para pendemo memulai aksinya dari halaman Kantor Rektorat Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), lalu melakukan long march menuju Gedung DPRD Sulut. Sepanjang jalan yang dilewati, para pendemo meneriakkan tuntutan mereka. "Kami menuntut keadilan atas tanah Papua. Kami ingin merdeka," teriak para pendemo diikuti dengan nyanyian khas mereka.

Selain tuntutan kemerdekaan atas tanah Papua, para pendemo yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar, Mahasiswa, Pemuda dan Masyarakat (SPMPMP) Sulawesi Utara juga menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan International Parlementariant for Wets Papua (IPWP).

"IPWP yang sedang berlangsung di London, Inggris saat ini dan diikuti petinggi-petinggi West Papua, sedang mengupayakan desakan terhadap PBB untuk mengakui perjuangan bangsa Papua," jelas Koordinator Lapangan, Nenaluck.

Para pendemo juga menyampaikan bahwa Papua memmbutuhkan referendum agar masyarakat Papua dapat menentukan sendiri nasib bangsanya. "Bangsa dan tanah air Papua telah menjadi tumbal kepentingan ekonomi, politik dan kekuasaan oleh Belanda, Amerika dan Indonesia," teriak salah satu pendemo yang berorasi di depan Kantor DPRD Sulut.

Di halaman kantor DPRD Sulut, para pendemo menyampaikan aspirasi mereka. "Kami berharap DPRD Sulut dapat mengakomidir aspirasi kami ini. Telah lama kami mengalami ketidakadilan. Otonomi daerah tidak memberikan jawaban. Kami ingin merdeka," ujar Nenaluck lagi.

Pernyataan sikap dan isi tuntutan yang ditandatangani oleh berbagai elemen mahasiswa pendemo, diserahkan kepada anggota DPRD Sulut. Wakil Ketua DPRD Sulut Arthur Kotambunan yang menyempatkan diri untuk menerima pendemo menegaskan, pihaknya menerima aspirasi pendemo.

"Kami menerima aspirasi saudara-saudara dari Papua, dan berupaya untuk menyampaikan aspirasi tersebut kepada DPR RI," ujar Kotambunan di hadapan para pendemo. Demo yang mendapat pengawalan cukup ketat dari aparat kepolisian tersebut berjalan tertib dan damai, walau sempat memacetkan sebagian jalanan Kota Manado.


EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

Dituduh Korupsi, Fahri Hamzah Sebut Nazaruddin Lagi Marah dan Depresi

Dituduh Korupsi, Fahri Hamzah Sebut Nazaruddin Lagi Marah dan Depresi

Nasional
Polisi: Pastikan Dulu Kepulangan Rizieq, Baru Rencanakan Penjemputan

Polisi: Pastikan Dulu Kepulangan Rizieq, Baru Rencanakan Penjemputan

Megapolitan
Belum Terima Surat Penarikan Produk Albothyl, Tenaga Farmasi Kebingungan

Belum Terima Surat Penarikan Produk Albothyl, Tenaga Farmasi Kebingungan

Megapolitan
Wiranto: Akan Selalu Ada Migran Selama Masalah Keamanan di Asia dan Timur Tengah Berkecamuk

Wiranto: Akan Selalu Ada Migran Selama Masalah Keamanan di Asia dan Timur Tengah Berkecamuk

Nasional
Pengusaha Angkot Mau Lanjutkan Program OK Otrip tetapi Ada Syarat

Pengusaha Angkot Mau Lanjutkan Program OK Otrip tetapi Ada Syarat

Megapolitan
Polisi Tembak Mati HR, Spesialis Begal dengan Senjata Api di Jakarta Barat

Polisi Tembak Mati HR, Spesialis Begal dengan Senjata Api di Jakarta Barat

Megapolitan
Pria Jepang Berjuluk 'Pabrik Bayi' Menangkan Hak Asuh 13 Anak

Pria Jepang Berjuluk "Pabrik Bayi" Menangkan Hak Asuh 13 Anak

Internasional
Wiranto Sebut Empat Hal Ini Jadi Ancaman Pilkada Serentak 2018

Wiranto Sebut Empat Hal Ini Jadi Ancaman Pilkada Serentak 2018

Nasional
Ketua DPR: Silakan Persatuan Wartawan Indonesia Gugat UU MD3 ke MK

Ketua DPR: Silakan Persatuan Wartawan Indonesia Gugat UU MD3 ke MK

Nasional
Dana Desa Paling Banyak Dikorupsi, Polisi Minta Masyarakat Aktif Awasi

Dana Desa Paling Banyak Dikorupsi, Polisi Minta Masyarakat Aktif Awasi

Nasional
Dirjen Bina Marga: Kemarin Kami Tegur Keras, Sekarang Evaluasi Waskita

Dirjen Bina Marga: Kemarin Kami Tegur Keras, Sekarang Evaluasi Waskita

Megapolitan
Sopir Angkot OK Otrip yang Bau 'Ketek' dan Gondrong Akan Diberi Sanksi

Sopir Angkot OK Otrip yang Bau "Ketek" dan Gondrong Akan Diberi Sanksi

Megapolitan
Parpol Dilarang Kampanye Pemilu Sebelum 23 September Mendatang

Parpol Dilarang Kampanye Pemilu Sebelum 23 September Mendatang

Nasional
Borong Pangan Murah, Warga Bawa Karung hingga Diantar Becak

Borong Pangan Murah, Warga Bawa Karung hingga Diantar Becak

Megapolitan
Pengacara Buni Yani hingga Mantan Napi Ujaran Kebencian Dikukuhkan Jadi Pengurus KONI DKI

Pengacara Buni Yani hingga Mantan Napi Ujaran Kebencian Dikukuhkan Jadi Pengurus KONI DKI

Megapolitan

Close Ads X