Rabu, 3 September 2014

News / Regional

Gunung Berapi

Aktivitas Gunung Raung Dikhawatirkan Ganggu Penerbangan

Senin, 22 Oktober 2012 | 21:19 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Gunung Raung di Jawa Timur dinaikkan statusnya menjadi siaga sejak Senin (22/10) pukul 20.30 WIB. Peningkatan itu dilakukan, karena terus meningkatnya aktivitas kegempaan tremor gunung ini.

Jika meletus, abu gunung yang mencapai ketinggian 3.332 mdpl (meter di atas permukaan laut) ini, dikhatirkan akan berbahaya bagi aktivitas penerbangan.

"Aktivitas vulkanik Gunung Raung meningkat sejak tanggal 17 Oktober 2012 pukul 15:00 WIB, ditandai oleh terekamnya tremor vulkanik menerus (amplituda rata-rata 2-4 mm)," kata Kepala PVMBG Surono, yang ditemui di Yogyakarta, Senin malam.

Pada 18 Oktober 2012 pukul 21.00 WIB, status kegiatan dinaikan dari normal ke waspada G Raung. Lalu 19-20 Oktober 2012, amplituda tremor vulkanik (energi) naik menjadi 8-10 mm (maksimum 25 mm). Tingi asap di Gunung Raung 50 meter dari puncak.

Tanggal 21 Oktober 2012 hingga saat ini amplituda tremor terus meningkat menjadi 12-15 mm (maksimum 30 mm hingga overscale), tinggi asap dari puncak 50-75 mm.

"Maka, terhitung 22 Oktober 2012, pukul 20.30 WIB, status dinaikkan dari waspada ke siaga," kata Surono.

Surono mengatakan, jika Raung meletus kemungkinan tidak berbahaya bagi masyarakat, tapi karena gunung ini termasuk tinggi yaitu mencapai 3.332 mdpl, abunya bisa berbahaya bagi penerbangan.

"Kita akan memantau terus gunung ini secara intensif, karena dampaknya terhadap penerbangan bisa sangat membahayakan," katanya.


Penulis: Ahmad Arif
Editor : Agus Mulyadi