Jumat, 25 April 2014

News / Regional

Jual Jam Tangan Merk Palsu, 4 Toko Digerebek

Kamis, 11 Oktober 2012 | 18:34 WIB

Baca juga

SURABAYA, KOMPAS.com - Empat pemilik toko jam tangan di pertokoan Pusat Grosir Surabaya (PGS) terjaring razia. Keempatnya terbukti menjual jam tangan palsu dengan merk terkenal dunia seperti Rado, Mido, Longines, Tissot, Omega.

Dari empat toko di lantai dasar blok E tersebut, petugas mendapatkan ribuan jam tangan merk palsu dengan harga jauh lebih murah, yakni sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 40 ribu. Padahal harga aslinya, jam tersebut berkisar Rp 40 juta sampai Rp 50 juta.

Razia mendadak itu digelar tim gabungan dari Ditjen Penyidikan Hak Kekayaan Intelektual, Kemenkumham dan Korwas PPNS Polda Jatim, Kamis (11/10/2012), menindak lanjuti laporan perwakilan merk-merk jam asli Swiss di Tangerang.

''Pemakaian merk tanpa izin tersebut dinilai merugikan konsumen, negara, dan menciptkan persaingan bisnis yang tidak sehat,'' kata Kasubdit Penindakan Dirjen HKI, Johno Supriyanto.

Bulan lalu, kata Johno, Timnas HKI juga menggerebek tiga toko di Discovery Mall, Kuta Bali. Dari tiga toko itu, tim menetapkan 3 pemiliknya menjadi tersangka. Mereka terbukti memperjualbelikan jam tangan merk Omega, Longines, Tissot, Rado, Mido dan Swatch palsu. Sebanyak 500-an buah jam tangan merk tersebut disita.

Tersangka terancam dijerat pasal 94 UU 15 tahun 2001 tentang HKI dengan ancaman maksimal 1 tahun penjara dan denda Rp 200 juta. Sedangkan untuk produksi barang palsu bisa dijerat dengan pasa 91 UU 15 tahun 2001 dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara dan denda Rp 800 juta.

''Kami masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap siapa produsen jam tangan palsu itu,'' pungkasnya.


Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Editor : Farid Assifa