Jumat, 25 Juli 2014

News / Regional

Satpol PP Terlibat Adu Jotos dengan PKL

Senin, 17 September 2012 | 12:28 WIB

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Cokroatmojo, Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Pamekasan, Senin (17/9/2012) oleh Satuan Polisi Pamong Praja berlangsung ricuh. PKL mengamuk karena lapaknya diangkat untuk dipindahkan ke area PKL.

Puluhan PKL itu tidak hanya mengamuk kepada Satpol PP, tetapi koordinator PKL, Abdul Ghani, menjadi sasaran kemarahan PKL. Abdul Ghani dipukuli PKL lantaran tidak mampu melindungi anak buahnya setelah enam lapak PKL diangkut PKL.

Sayadi, seorang pemilik lapak kembang api, terpaksa beradu jotos dengan Abdul Ghani. "Sampeyan kok lari kalau ada anak buahnya digusur bukan melindungi," kata Sayadi.

Kepala Seksi Operasi Satpol PP Pamekasan Misyanto mengatakan, lapak PKL yang dipindah hanya milik enam orang. Sebab keenam lapak tersebut menempati lokasi yang dilarang dan membahayakan pengendara.

"Area 20 meter dari tikungan depan pasar sore itu dilarang dan kita pindahkan ke selatan sedikit agar tidak membahayakan pengendara," terang Misyanto.

Dua lapak PKL diangkut ke kantor Pol PP karena menolak direlokasi dan empat lapak lainnya hanya dipindah lokasi. "Kalau keduanya mau direlokasi silahkan lapaknya diambil ke kantor dan akan kami buatkan surat perjanjian," imbuhnya.


Penulis: Kontributor Pamekasan, Taufiqurrahman
Editor : Kistyarini