Senin, 22 Desember 2014

News / Regional

Jelang Idul Adha, Malang Kekurangan Stok Sapi

Jumat, 14 September 2012 | 15:55 WIB

MALANG, KOMPAS.com — Menjelang hari raya Idul Adha ternyata di Malang, Jawa Timur, mengalami kekurangan stok sapi. Akibatnya, harga sapi di pasaran mulai merangkak naik.

Menurut Kepala Rumah Potong Hewan (RPH) Malang Joko Sudadi, Jumat (14/9/2012), kelangkaan sapi untuk kebutuhan kurban itu akibat para pemilik sapi mulai menyimpan sapinya agar bisa terjual dengan harga mahal.

"Nantinya sapi tersebut baru akan dijual mendekati hari raya Idul Adha dengan harga yang jauh lebih mahal. Hal itu sudah menjadi strategi para pemilik sapi untuk mendapat keuntungan yang lebih besar. Pihak RPH tak bisa berbuat apa-apa melihat hal demikian," katanya.

Sementara itu, permintaan daging sapi di Kota Malang saat ini pun tergolong besar. "Sebenarnya jumlah sapi di tingkat pemilik melimpah, tetapi di pasaran yang kekurangan," katanya.

Adapun harga daging sapi mengalami kenaikan, dari yang awalnya Rp 64.000 per kilogram naik menjadi Rp 66.000 per kilogram. "Untuk sapi hidup biasanya dibeli Rp 27.000 per kilogram, saat ini naik menjadi Rp 29.000 per kilogram," kata Joko.

Lebih lanjut, Joko menambahkan, setiap harinya ada 40 orang penjagal sapi di RPH Kota Malang. "Sebanyak 40 orang setiap harinya memotong 60 ekor lebih sapi. Meski sapi langka, RPH menjamin jagal tetap memotong sapi jantan dan tidak memotong sapi betina yang dilarang dalam ketentuan," ujar Joko. 


Penulis: Kontributor Malang, Yatimul Ainun
Editor : Glori K. Wadrianto