Rabu, 5 September 2012

News

Gunung Anak Krakatau Masih Terlarang bagi Wisatawan

  • Penulis :
  • Yulvianus Harjono
  • Rabu, 5 September 2012 | 18:52 WIB
(Jon) Kondisi terkini Gunung Anak Krakatau, Rabu (5/9/2012) yang terlihat tenang. Namun, wisatawan tetap dilarang untuk mendekat pulau gunung berapi yang berada jauh di laut lepas ini. | KOMPAS/Yulvianus Harjono

KALIANDA, KOMPAS.com — Meskipun aktivitas vulkanik di Gunung Anak Krakatau menurun dan letusan tidak lagi terjadi, pulau gunung berapi di Selat Sunda ini masih terlarang untuk dikunjungi wisatawan.

Kondisinya memang membaik. Tetapi, untuk berjaga-jaga, waspada, sebaiknya tidak dikunjungi

Nainggolan, Koordinator Tim Pengawas Gunung Anak Krakatau dari Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung saat ditemui di Gunung Anak Krakatau, Rabu (5/9/2012), mengatakan, hingga saat ini wisatawan diimbau tidak mendekati Gunung Anak Krakatau.

"Kondisinya memang membaik. Tetapi, untuk berjaga-jaga, waspada, sebaiknya tidak (dikunjungi)," ujarnya. Namun, ungkapnya, hingga kemarin masih ada segelintir wisatawan yang nekat datang ke Gunung Anak Krakatau. Mereka sebagian besar datang dari Banten.

"Dalam kasus ini, mereka kan tidak bisa kami usir begitu saja karena sudah datang jauh-jauh. Biasanya kami kasih pengertian dulu. Kalau sudah begini, sadar berbahayanya, mereka biasanya langsung pulang," tukasnya.

Kemarin, di kawasan Gunung Anak Krakatau terlihat sejumlah peneliti asing, salah satunya dari Ikatan (Perhimpunan) Vulkanolog Jerman. Mereka bahkan sudah berada di Gunung Anak Krakatau sejak Minggu (2/9/2012) untuk melakukan penelitian.

Editor : Robert Adhi Ksp
[x] close