Jumat, 25 Juli 2014

News / Regional

Pelabuhan Merak Antisipasi Lonjakan Arus Balik

Rabu, 22 Agustus 2012 | 18:10 WIB

Berita terkait

JAKARTA, KOMPAS.com — PT ASDP Indonesia Ferry Persero mencatat, sampai dengan H+1 Lebaran, penumpang yang sudah kembali persentasenya 19 persen dari total pemudik sebanyak 614.065 orang. Dengan demikian, masih ada 495.855 orang yang belum menyeberang atau belum kembali.

Corporate Secretary PT Indonesia Ferry Persero Christine Hutabarat menjelaskan, jumlah pemudik yang melewati Pelabuhan Merak Banten hingga 22 Agustus 2012 pukul 08.00 WIB baru mencapai 11.210 orang. "Memasuki H+1 arus balik angkutan Lebaran 2012 di Pelabuhan Bakauheni masih terpantau normal. Belum ada lonjakan berarti dari penumpang ataupun kendaraan," kata Christine di Jakarta, Rabu (22/8/2012).

Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry Persero, data produksi pada 22 Agustus 2012 menunjukkan jumlah kapal 29 unit dengan pencapaian 100 trip dengan mengangkut 52.720 orang, 4.642 roda dua, 5.346 roda empat, 238 bus, 249 truk dengan total kendaraan 10.475 unit.

Untuk roda dua yang sudah kembali persentasenya 16 persen dari total pemudik dengan mengendarai sepeda motor atau roda dua mencapai 60.430 unit dan pada arus balik yang sudah menyeberang adalah 9.751 unit. "Sehingga masih ada sebanyak 50.679 unit yang belum menyeberang atau belum kembali," tambahnya.

Sementara roda empat atau lebih (pribadi, bus, dan truk) yang sudah kembali persentasenya 20 persen. Total pemudik pemakai roda empat atau lebih 66.136 unit dan pada arus balik yang sudah menyeberang 13.317 unit. Dengan demikian, masih ada 52.819 unit yang belum menyeberang atau belum kembali.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini pemerintah memberikan izin menyeberang truk sejak H+1. "Menghadapi kebijakan ini, kami telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di pelabuhan," tambah Yanus Letanga, General Manager Cabang Bakauheni.

Beberapa langkah antisipasi telah dipersiapkan guna menghadapi kemungkinan terjadinya penumpukan di pelabuhan. "Ada beberapa skenario yang kami persiapkan dengan melihat kondisi lapangan," katanya.

Sejumlah langkah telah dipersiapkan oleh PT ASDP Indonesia Ferry. Pertama, mempersiapkan jalur khusus bagi truk dan bus. Untuk kendaraan truk dan bus diarahkan menuju Dermaga IV dan Dermaga V Pelabuhan Bakauheni. Kedua, mempersiapkan petugas pelayanan yang membantu kelancaran arus kendaraan dan penumpang.

Ketiga, memberlakukan waktu malam hari bagi penyeberangan truk dan bus. Keempat, mempersiapkan tenaga keamanan yang merupakan gabungan dari sekuriti, kepolisian, dan Brimob di lokasi penumpang turun untuk menertibkan banyaknya calo penumpang.

Selain itu, ASDP Cabang Bakauheni juga menurunkan tenaga bantuan sebanyak 75 orang yang tergabung dalam BUMN Peduli. Tenaga bantuan ini bertugas membantu kelancaran arus penumpang di area toll gate penumpang.


Penulis: Didik Purwanto
Editor : I Made Asdhiana