Senin, 20 Oktober 2014

News / Regional

Penggerebekan di Pacuan Kuda, Penjudi Tunggang Langgang

Rabu, 8 Agustus 2012 | 20:05 WIB

KEFAMENANU, KOMPAS.com - Polres Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur berhasil membekuk lima orang yang tertangkap tangan sedang melakukan permainan judi sabung ayam, bola guling, kuru-kuru (lempar dadu) dan kartu di arena pacuan kuda, Tanjung bastian, Kecamatan Insana Utara. Sementara itu ratusan orang lainnya yang ikut bermain, berhasil melarikan diri meskipun sempat dikejar oleh polisi.

Operasi penertiban tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres TTU AKBP I Gede Mega Suparwitha, Wakapolres Kompol Yulian Perdana dan sejumlah perwira lainnya, serta 40 orang personel gabungan dari Polres dan Polsek setempat, Rabu (8/8/2012).

Dari tangan para pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa kotak dan dadu 33 buah, layar taruhan delapan buah, meja bola guling tiga buah dan bola guling delapan buah, ayam dua ekor, roda rolet dua buah, kartu satu set, dan uang Rp 140.000.

Setelah menangkap para pelaku dan mengamankan barang bukti, polisi kemudian melakukan pembongkaran dan pemusnahan tenda, lapak dan arena judi.

Informasi yang berhasil dihimpun, bentuk permainan judi dengan berbagai jenis itu sudah berlangsung sejak Sabtu (4/8/2012). Padahal, perlombaan pacuan kuda baru dibuka Senin (6/8/2012) oleh Bupati Timor Tengah Utara (TTU) Raymundus Sau Fernandes, yang juga merangkap sebagai ketua panitia penyelenggara pacuan kuda Bupati TTU Cup VIII.

Selain itu, permainan judi di sela-sela arena pacuan kuda yang berlangsung setiap tahun sejak 2010 lalu, tidak ditertibkan oleh aparat keamanan setempat.

 


Penulis: Kontributor Timor Barat, Sigiranus Marutho Bere
Editor : Ana Shofiana Syatiri