Satu Pasangan Mesum Berstatus PNS Blitar - Kompas.com

Satu Pasangan Mesum Berstatus PNS Blitar

Kontributor Malang, Yatimul Ainun
Kompas.com - 20/07/2012, 15:45 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Dari delapan pasangan mesum yang digaruk petugas Kepolisian Resor Malang di hotel-hotel melati di kota tersebut pada Jumat (20/7/2012) siang, satu pasangan ternyata berstatus pegawai negeri sipil (PNS). Keduanya sama-sama bekerja di Pemerintah Kabupaten Blitar.

Pasangan non-muhrim ini diamankan polisi saat berduaan di sebuh kamar hotel di Kota Malang. Saat ini keduanya menjalani pemeriksaan di Mapolresta Malang.

"Dari razia pekat jelang Ramadhan, kita berhasil mengamankan 8 pasangan. Di antaranya ada satu pasangan yang berstatus PNS. Itu pasangan dari Kabupaten Blitar. Keduanya juga PNS di Kabupaten Blitar," jelas Kasat Sabhara Polresta Malang AKP Hendrik Purwono kepada Kompas.com saat ditemui usai razia, Jumat (20/7/2012).

Menurut Hendrik, kedua pasangan PNS tidak bisa menunjukkan surat nikahnya saat terjaring razia.

"Setelah diperiksa, keduanya mengaku pasangan selingkuh. Terpaksa harus diproses lebih lanjut," katanya.

Kedua pasangan tersebut berinisial BW (51), warga Desa Sanan Wetan, Kabupaten Blitar. Sedangkan pasangan prianya berinisial TR (45), warga Srengat, Kabupaten Blitar. "Jabatan di PNS-nya kurang etis saya sebutkan. Yang jelas akan disampaikan ke pihak Kabupaten Blitar nantinya. Yang jelas, keduanya bukan suami istri," katanya.

Pasangan mesum berstatus PNS ini ditangkap di Hotel Malinda, Kota Malang. "Keduanya asyik minum miras di dalam kamar," ujarnya.

Selain berhasil menangkap pasangan PNS, polisi juga mengamankan seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi negeri di Malang. "Yang masih mahasiswa perempuannya. Lakinya sudah kerja. Hanya satu daerah. Mungkin sudah pacaran," kata Hendrik.

Pasangan perempuan yang masih berstatus mahasiswi itu berinisial AY (22) Desa Karangwatu, Kabupaten Tulungagung. Sedangkan pasangan pria berinisial LY (25) asal Desa Kotaanyar, Kabupaten Tulungagung. "Keduanya kami tangkap di kamar hotel Malang Indah," beber Hendrik.

PenulisKontributor Malang, Yatimul Ainun
EditorFarid Assifa

Terkini Lainnya

Diungkap, Objek Mengapung Terlihat 2 Minggu Setelah Hilangnya MH370

Diungkap, Objek Mengapung Terlihat 2 Minggu Setelah Hilangnya MH370

Internasional
Lawan Pemkot Jaksel soal Penggusuran, Warga Bukit Duri Ajukan Kasasi

Lawan Pemkot Jaksel soal Penggusuran, Warga Bukit Duri Ajukan Kasasi

Megapolitan
Kapolri: Potensi Indonesia Jadi Negara Super Power Bukan Omong Kosong

Kapolri: Potensi Indonesia Jadi Negara Super Power Bukan Omong Kosong

Megapolitan
Hadirkah SBY pada Peringatan HUT RI di Istana Kamis Besok?

Hadirkah SBY pada Peringatan HUT RI di Istana Kamis Besok?

Nasional
Menag Sebut Ada Dua Cara bagi First Travel untuk Bertanggung Jawab

Menag Sebut Ada Dua Cara bagi First Travel untuk Bertanggung Jawab

Nasional
Aniaya Istri, Sang Suami Pura-pura Pingsan Saat Dijemput Polisi

Aniaya Istri, Sang Suami Pura-pura Pingsan Saat Dijemput Polisi

Regional
Penjelasan BPK soal Temuan Rp 550 Miliar dalam Sidang Suap Opini WTP Kemendes PDTT

Penjelasan BPK soal Temuan Rp 550 Miliar dalam Sidang Suap Opini WTP Kemendes PDTT

Nasional
Pelarangan Sepeda Motor dari Senayan ke Bundaran HI Rencananya Diterapkan Oktober

Pelarangan Sepeda Motor dari Senayan ke Bundaran HI Rencananya Diterapkan Oktober

Megapolitan
Perluas Akses Air Bersih, Pemkot Tangerang Turunkan Biaya Pemasangan

Perluas Akses Air Bersih, Pemkot Tangerang Turunkan Biaya Pemasangan

Megapolitan
Di Mana Grace Mugabe? Polisi Afrika Selatan Bungkam

Di Mana Grace Mugabe? Polisi Afrika Selatan Bungkam

Internasional
Wakil Ketua DPRD Kota Malang Dimintai Daftar Hadir Banggar oleh KPK

Wakil Ketua DPRD Kota Malang Dimintai Daftar Hadir Banggar oleh KPK

Regional
Sugiarti Telah Minta Maaf, Julianto Kekeh Lanjutkan Proses Hukumnya

Sugiarti Telah Minta Maaf, Julianto Kekeh Lanjutkan Proses Hukumnya

Megapolitan
Militer Israel Hancurkan Rumah Pria Palestina Penikam 3 Warga Yahudi

Militer Israel Hancurkan Rumah Pria Palestina Penikam 3 Warga Yahudi

Internasional
Program Sertifikasi dan Tunjangan Profesi Guru Tetap Ada

Program Sertifikasi dan Tunjangan Profesi Guru Tetap Ada

Edukasi
PPP Kubu Djan Faridz Desak Pemerintah Tunda Pencairan Dana Banpol

PPP Kubu Djan Faridz Desak Pemerintah Tunda Pencairan Dana Banpol

Regional

Close Ads X