Jumat, 31 Oktober 2014

News / Regional

Satu Pasangan Mesum Berstatus PNS Blitar

Jumat, 20 Juli 2012 | 15:45 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Dari delapan pasangan mesum yang digaruk petugas Kepolisian Resor Malang di hotel-hotel melati di kota tersebut pada Jumat (20/7/2012) siang, satu pasangan ternyata berstatus pegawai negeri sipil (PNS). Keduanya sama-sama bekerja di Pemerintah Kabupaten Blitar.

Pasangan non-muhrim ini diamankan polisi saat berduaan di sebuh kamar hotel di Kota Malang. Saat ini keduanya menjalani pemeriksaan di Mapolresta Malang.

"Dari razia pekat jelang Ramadhan, kita berhasil mengamankan 8 pasangan. Di antaranya ada satu pasangan yang berstatus PNS. Itu pasangan dari Kabupaten Blitar. Keduanya juga PNS di Kabupaten Blitar," jelas Kasat Sabhara Polresta Malang AKP Hendrik Purwono kepada Kompas.com saat ditemui usai razia, Jumat (20/7/2012).

Menurut Hendrik, kedua pasangan PNS tidak bisa menunjukkan surat nikahnya saat terjaring razia.

"Setelah diperiksa, keduanya mengaku pasangan selingkuh. Terpaksa harus diproses lebih lanjut," katanya.

Kedua pasangan tersebut berinisial BW (51), warga Desa Sanan Wetan, Kabupaten Blitar. Sedangkan pasangan prianya berinisial TR (45), warga Srengat, Kabupaten Blitar. "Jabatan di PNS-nya kurang etis saya sebutkan. Yang jelas akan disampaikan ke pihak Kabupaten Blitar nantinya. Yang jelas, keduanya bukan suami istri," katanya.

Pasangan mesum berstatus PNS ini ditangkap di Hotel Malinda, Kota Malang. "Keduanya asyik minum miras di dalam kamar," ujarnya.

Selain berhasil menangkap pasangan PNS, polisi juga mengamankan seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi negeri di Malang. "Yang masih mahasiswa perempuannya. Lakinya sudah kerja. Hanya satu daerah. Mungkin sudah pacaran," kata Hendrik.

Pasangan perempuan yang masih berstatus mahasiswi itu berinisial AY (22) Desa Karangwatu, Kabupaten Tulungagung. Sedangkan pasangan pria berinisial LY (25) asal Desa Kotaanyar, Kabupaten Tulungagung. "Keduanya kami tangkap di kamar hotel Malang Indah," beber Hendrik.


Penulis: Kontributor Malang, Yatimul Ainun
Editor : Farid Assifa