Kamis, 24 April 2014

News / Regional

Pecah Ban, Travel Tabrak "Sumber Selamat"

Minggu, 15 Juli 2012 | 09:15 WIB

Baca juga

MADIUN, KOMPAS.com - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Surabaya-Madiun, Desa/Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Minggu (15/7/2012) pukul 03.00 WIB. Kecelakaan yang melibatkan sebuah minibus travel jurusan Surabaya - Pacitan bernopol AD 1015 JG dan bus Sumber Selamat jurusan Surabaya - Yogyakarta bernopol W 7506 UY itu, mengakibatkan tiga penumpang travel tewas di lokasi kejadian. Sedangkan, 10 orang lainnya mengalami luka berat dan ringan.

Ketiga korban tewas langsung dilarikan ke kamar mayat RSUD Caruban dan ke 10 korban luka berat dan ringan usai dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Balerjo langsung dirujuk ke IGD RSUD Caruban, Kabupaten Madiun untuk mendapatkan perawtan intensif.

Menurut saksi mata, minibus travel berwarna merah yang dikemudikan, Samian (44) warga Kelurahan Jojoran, Surabaya, itu melaju kencang dari arah Surabaya menuju Madiun. Diduga, ban kiri depan minibus itu pecah, sehingga mobil berjalan zig zag hingga menabrak bus Sumber Selamat yang dikemudikan, Dariyanto (40) warga Desa Gunungsari, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, yang melaju dari arah Madiun (barat) menuju Surabaya (timur).

Usai menabrak bus mobil oleng ke kiri, sedangkan bus melaju kencang ke arah kanan hingga terhenti setelah menabrak tembok, merobohkan pohon palem setinggi 20 meter dan pohon kecil serta meringsekkan mobil Carry bernopol AE 1480 EI dan sebuah ambulan yang diparkir di halaman Puskesmas Balerejo.

Kapolres Madiun, AKBP Yusuf mengatakan kecelakaan itu disebabkan karena pecahnya ban kiri depan minibus. Hal itu, dibuktikan dengan travel berjalan zig zag dan ada bekas goresan pelek di aspal. Saat zigzag itu mobil travel menabrak bus Sumber Selamat dari awah berlawanan.

"Untuk sementara ada 13 korban, rinciannya tiga korban tewas dan 10 korban lainnya mengalami luka berat dan ringan," terangnya kepada Harian Surya di IGD RSUD Caruban.

Saat ini sejumlah petugas Lantas Polres Madiun masih melakukan olah tempat kejadian perkara dalam kecelakaan maut itu untuk memastikan penyebab kecelakaan. (Sudarmawan)


Editor : Kistyarini
Sumber: