Rabu, 27 Agustus 2014

News / Regional

Tambang Pasir Besi

Warga Kebumen Lanjutkan Blokade Kawasan Tambang

Rabu, 27 Juni 2012 | 13:11 WIB

KEBUMEN, KOMPAS.com - Aksi menolak penambangan pasir besi di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah,  terus berlanjut. Warga Desa Wiromartan, Kecamatan Mirit berkeras akan tetap memblokade jalan masuk menuju areal pertambangan.

Pemblokiran jalan sudah dimulai sejak Selasa (26/6/2012) kemarin, dan berlanjut Rabu (27/6/2012) ini. Mereka memasang portal di semua jalan masuk lokasi penambangan di desa tersebut. Warga juga memasang puluhan poster dan spanduk yang berisi penolakan terhadap aktivitas tambang pasir besi.

Koordinator Forum Urut Sewu Bersatu Widodo Sunu Nugroho menegaskan, aspirasi sudah sering mereka sampaikan hingga ke tingkat DPRD dan pemerintah daerah. Namun, nyatanya pemerintah setempat tidak mendengarkan aspirasi tersebut dengan mengesahkan Rancangan Perda tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah yang di dalamnya memuat kawasan Urut Sewu sebagai kawasan potensi pertambangan.

"Untuk itu, sudah menjadi tugas kami untuk menjaga daerah kami sendiri. Kami tidak bisa lagi mengandalkan pemerintah," jelas Sunu.

Kawasan pesisir selatan Kecamatan Mirit akan menjadi wilayah pertambangan pasir besi oleh PT MItra Niagatama Cemerlang selaku pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP). Namun, warga bersikeras menjadikan kawasan tersebut sebagai daerah pertanian yang lebih memberikan penghidupan bagi mereka.


Penulis: Gregorius Magnus Finesso
Editor : Sonya Hellen Sinombor