Amin Rais: Calon Presiden Jangan Jual Slogan Provokatif - Kompas.com

Amin Rais: Calon Presiden Jangan Jual Slogan Provokatif

Kontributor Yogyakarta, Sutarmi
Kompas.com - 25/06/2012, 07:54 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat RI Amin Rais meminta bakal calon presiden 2012 tidak hanya menjual slogan provokatif.

Menurut Amin Rais, bakal calon (balon) presiden harus memiliki rencana kebijakan ekonomi untuk menyejahterakan rakyat.

"Saya menganjurkan, Mr, Ms A yang berminat menjadi presiden 2014, tolong masing-masing menyuguhkan blue print ekonomi, tentang solusi pertumbuhan ekonomi yang baik, bukan hanya slogal profokatif," kata Amin Rais, kemarin (24/6/2011).

Ia juga mengatakan, seharusnya balon presiden wajib membuat proposal penangan masalah, khususnya masalah ekonomi. "Mas Probowo, buatlah problem solving economics, Megawati economics, Jusuf Kalla economics," kata Amin.

Selain itu, menurut Amin Rais, nama-nama balon presiden tidak disebut nama dulu, tetapi sebelum maju terlebih dahulu diuji dengan kemampuan dalam mencetak ekonomi yang lebih baik.

"Saya bakal mengatakan, marilah memulai membangun tanpa menyebut nama calon presiden, tapi tampilkan dan cetak ekonomi dulu. Baru, kita bicara kualifikasi calon, baru dinaikan menjadi calon presiden," paparnya.

PenulisKontributor Yogyakarta, Sutarmi
EditorBenny N Joewono

Terkini Lainnya

Kendal Diguyur Hujan Semalaman, Halaman Kantor Bupati Terendam Banjir

Kendal Diguyur Hujan Semalaman, Halaman Kantor Bupati Terendam Banjir

Regional
Penjelasan Sekretariat DPRD DKI soal Anggaran Kunker untuk 7.752 Orang

Penjelasan Sekretariat DPRD DKI soal Anggaran Kunker untuk 7.752 Orang

Megapolitan
Setelah 70 Tahun, Kakek 102 Tahun dari Era Nazi Bertemu Keponakannya

Setelah 70 Tahun, Kakek 102 Tahun dari Era Nazi Bertemu Keponakannya

Internasional
Dandang Berusia 500 Tahun Dikeluarkan untuk Rangkaian Upacara Sekaten

Dandang Berusia 500 Tahun Dikeluarkan untuk Rangkaian Upacara Sekaten

Regional
Malaysia Bebas 'Jerebu', PM Najib Berterima Kasih ke Jokowi

Malaysia Bebas "Jerebu", PM Najib Berterima Kasih ke Jokowi

Nasional
Info Lowongan Kerja PT Transjakarta Dipastikan 'Hoax'

Info Lowongan Kerja PT Transjakarta Dipastikan "Hoax"

Megapolitan
Panglima TNI: Mantan KSAU akan Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Heli AW 101

Panglima TNI: Mantan KSAU akan Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Heli AW 101

Nasional
Israel Hancurkan Rumah Impian Sebuah Keluarga Palestina di Yerusalem

Israel Hancurkan Rumah Impian Sebuah Keluarga Palestina di Yerusalem

Internasional
Tak Bisa Berdagang di Trotoar, Pedagang Ini Mengadu ke Anies

Tak Bisa Berdagang di Trotoar, Pedagang Ini Mengadu ke Anies

Megapolitan
Keresahan Pedagang Lokbin Taman Kota Intan yang Ditanggapi Pemprov DKI

Keresahan Pedagang Lokbin Taman Kota Intan yang Ditanggapi Pemprov DKI

Megapolitan
Penyelidikan Belum Berhenti, Polisi Tunggu Hasil MKD Terkait Kasus Viktor Laiskodat

Penyelidikan Belum Berhenti, Polisi Tunggu Hasil MKD Terkait Kasus Viktor Laiskodat

Nasional
Berharap Jatipadang Terbebas dari Banjir...

Berharap Jatipadang Terbebas dari Banjir...

Megapolitan
Tifatul: Kasus Novanto Bikin Kita Jadi Kurang Memikirkan Bangsa

Tifatul: Kasus Novanto Bikin Kita Jadi Kurang Memikirkan Bangsa

Nasional
Dalam 1 Hari, Pemerintah Italia Selamatkan 1.100 Imigran Asal Libya

Dalam 1 Hari, Pemerintah Italia Selamatkan 1.100 Imigran Asal Libya

Internasional
Anies: Indonesia Berdasar Pancasila, Kami ingin Semua Kegiatan Terfasilitasi...

Anies: Indonesia Berdasar Pancasila, Kami ingin Semua Kegiatan Terfasilitasi...

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM