Kamis, 31 Juli 2014

News / Regional

Kependudukan

Penduduk Bali Bertambah 400.000 Orang

Rabu, 30 Mei 2012 | 17:17 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com — Dalam waktu dua tahun, penduduk Bali bertambah sekitar 400.000 orang. Pertambahan jumlah penduduk Bali itu lebih banyak akibat migrasi.

Pertambahan penduduk akibat migrasi yang tinggi adalah konsekuensi pembangunan di Bali yang tinggi pula. "Bali tidak mungkin menutup diri, tetapi kami harus dapat mengaturnya, antara lain melalui registrasi atau pencatatan sehingga diketahui berapa banyak penduduk pendatang di Bali," kata Gubernur Bali Made Mangku Pastika seusai Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Bali di Denpasar, Bali, Rabu (30/5/2012).

Persoalan pertambahan penduduk menjadi salah satu topik dalam rapat tersebut. Selain itu, dibahas juga penertiban batas wilayah dan bangunan liar. Rapat dipimpin Gubernur Bali dan dihadiri pimpinan instansi terkait, di antaranya Polda Bali, Kodam Udayana, Kejaksaan Tinggi Bali, Bupati Badung, dan Wali Kota Denpasar.

Pastika menyebutkan, jumlah penduduk Bali berdasarkan hasil sensus 2008 sebanyak 3,6 juta orang. Dalam kurun waktu dua tahun, jumlah penduduk Bali diperkirakan sudah 4 juta orang.

Pertambahan jumlah penduduk pada satu sisi berdampak positif, antara lain tersedianya tenaga kerja untuk melaksanakan pembangunan. Namun, di sisi lain, kata Pastika, pertambahan penduduk yang tidak terkontrol rawan menimbulkan masalah sosial dan lingkungan, di antaranya kriminalitas, dan beban terhadap daya dukung wilayah Bali.


Penulis: Cokorda Yudhistira
Editor : Nasru Alam Aziz